Pengamat CSIS Soroti Frekuensi Reshuffle Kabinet di Era Prabowo
Sumpah jabatan saat pelantikan pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). Pengamat CSIS Arya Fernandes mengatakan, belum genap lima tahun pemerintahan, Presiden RI Prabowo Subianto sudah lima kali merombak atau reshuffle kabinet.(ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
11:26
4 Mei 2026

Pengamat CSIS Soroti Frekuensi Reshuffle Kabinet di Era Prabowo

- Kepala Departemen Politik dan Sosial Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes mengatakan, belum genap lima tahun pemerintahan, Presiden RI Prabowo Subianto sudah lima kali merombak atau reshuffle jajaran Kabinet Merah Putih.

“Situasi yang kita lihat, belum genap 5 tahun, presiden sudah melakukan 5 kali reshuffle, lebih 25 orang diganti atau ditambah,” kata Arya dalam Media Briefing bertajuk “Reshuffle Kabinet, Sekuritas Pembangunan, dan Konflik Papua, di kantor CSIS, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).

Baca juga: Reshuffle Kabinet Prabowo Diprediksi Terus Berlanjut

Arya mengatakan, dari ratusan jabatan Kabinet Merah Putih, Prabowo paling banyak menunjuk para politisi untuk mengisi posisi wakil menteri.

Dia menilai, hal tersebut berbeda dari Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menunjuk profesional di jabatan Wamen.

“Kita melihat juga wakil menteri sebagian besar diisi oleh para politisi berbeda dari periode kedua pak SBY yang sebagian besar Wamen itu adalah profesional dan non partai,” ujarnya.

Baca juga: Menafsir Reshuffle: Prabowo Dinilai Bermazhab Merangkul demi Stabilitas

Arya mengatakan, Kantor Staf Presiden (KSP) dan Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom) menjadi dua badan yang paling sering dilakukan reshuffle.

Padahal, kata dia, dua badan tersebut memiliki posisi strategis dalam mengatur komunikasi dan narasi kebijakan Istana ke publik.

“Karena dua badan itu mengatur komunikasi dan juga membangun narasi kebijakan istana dan dua badan ini paling rentan di reshuffle,” tuturnya.

Baca juga: Tiga Jenis Pejabat dalam Reshuffle Kabinet Terbaru Prabowo

Lebih lanjut, Arya mengatakan, pola reshuffle yang terjadi saat ini menunjukkan dua hal yaitu Presiden Prabowo masih mencari formasi ideal, dan meningkatnya peran fraksi partai politik di sekitar Presiden.

“Saya melihat meningkatnya peran fraksi-fraksi di sekitar presiden yang berperan dalam mempengaruhi keputusan politik presiden dan ini menunjukkan gejala yang kuat dalam waktu belakangan ini,” ucap dia.

Tag:  #pengamat #csis #soroti #frekuensi #reshuffle #kabinet #prabowo

KOMENTAR