Tim LALIGA Tampil dengan Jersey Retro, Indonesia Ikut Bernostalgia
- Penggemar Liga Spanyol seakan dibawa bernostalgia dengan masa lalu lewat inisiatif LALIGA Retro Matchday. Kemeriahan ini juga sampai ke Indonesia.
Program Retro Matchday untuk pertama kalinya digelar pada 10–13 April 2026 dengan melibatkan seluruh klub di dua kasta teratas kompetisi Liga Spanyol.
Sebanyak 38 klub dari LALIGA EA SPORTS dan LALIGA HYPERMOTION ambil bagian dalam inisiatif ini.
Tim-tim yang bertanding pada akhir pekan ini mengenakan jersey khusus yang terinspirasi dari desain klasik masa lalu.
Program ini tidak hanya berfokus pada pemain, tetapi juga melibatkan perangkat pertandingan seperti wasit yang turut menggunakan seragam bernuansa retro.
Selain itu, bola yang digunakan dalam setiap pertandingan juga didesain khusus dengan sentuhan klasik untuk memperkuat atmosfer nostalgia.
Baca juga: Lamine Yamal Ukir Sejarah di LaLiga: 100 Laga di Usia 18 Tahun
LALIGA Retro Matchday menggabungkan elemen sepak bola dan mode dalam pertandingan resmi.
Semarak LALIGA Retro Matchday di Indonesia yang berlangsung di CGV FX Sudirman, Jakarta, Minggu (12/4/2026)
Indonesia Meriahkan Retro Matchday LALIGA
Di Indonesia, semangat tersebut dihadirkan melalui acara yang digelar di CGV FX Sudirman, Jakarta, Minggu (12/4/2026) dengan melibatkan media serta komunitas penggemar.
Dalam acara tersebut, penggemar dapat mengikuti kegiatan nonton bareng pertandingan pekan ke-31 LaLiga 2025-2026 CA Osasuna vs Real Betis.
LALIGA Retro Matchday di Indonesia dimeriahkan dengan berbagai aktivitas seperti futsal santai dan kompetisi pameran jersey.
Baca juga: Flick Blak-blakan, Barcelona Lebih Bergairah di Liga Champions Ketimbang LaLiga
Kehadiran para kolektor jersey turut memperkaya suasana. Mereka mengenakan koleksi retro dari klub LALIGA favorit masing-masing.
“LALIGA Retro Matchday mencerminkan komitmen kami untuk menonjolkan warisan dan identitas klub-klub kami, serta memposisikannya sebagai merek yang memiliki sejarah, budaya, dan pengaruh global," tutur delegasi LALIGA di Indonesia, Almudena Gomez.
"Melalui inisiatif seperti ini, kami bertujuan untuk terhubung dengan audiens baru di seluruh dunia, termasuk pasar seperti Indonesia dengan mengintegrasikan sepak bola ke dalam gaya hidup, mode, dan hiburan, serta memperkuat perannya sebagai ekspresi budaya yang menginspirasi dan menetapkan tren di luar lapangan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Jersey Retro Kembali Populer
Salah satu kolektor jersey, Benito Benyamin, menyambut antusias inisiatif dari LALIGA ini.
“Momennya sangat tepat, seiring tren jersey vintage yang kembali populer. Jika sebelumnya banyak orang ragu mengenakannya dalam keseharian, kini LALIGA justru menghidupkan kembali nuansa retro dengan menghadirkannya langsung di pertandingan."
"Hal ini juga terlihat dari figur seperti Bellerin yang memadukan jersey retro dalam gaya hidupnya."
"Karena itu, saat ini semakin banyak orang yang percaya diri mengenakan jersey retro, dan timing ini menjadi sangat pas bagi para penggemar untuk menampilkan koleksi mereka dalam event LALIGA Retro Matchday,” kata Benito Benyamin.
Tag: #laliga #tampil #dengan #jersey #retro #indonesia #ikut #bernostalgia