Arogansi di Ruang Ganti, Terungkap Alasan Arne Slot Dipecat Liverpool
Arne Slot dipecat karena laporan menyebutkan ia arogan di ruang ganti. [Instagram]
19:12
5 Juni 2026

Arogansi di Ruang Ganti, Terungkap Alasan Arne Slot Dipecat Liverpool

Masa bakti Arne Slot sebagai nakhoda Liverpool resmi berakhir setelah dirinya dibebastugaskan dari jabatan pelatih kepala pada akhir pekan lalu.

Juru taktik asal Belanda tersebut sebenarnya menorehkan awal kepemimpinan yang luar biasa gemilang pasca kepergian Jurgen Klopp.

Di bawah kendalinya, The Reds sukses mengunci trofi juara Premier League musim 2024/2025 secara meyakinkan.

Manajemen klub bahkan memberikan dukungan penuh dengan menggelontorkan dana fantastis mencapai 450 juta poundsterling untuk belanja pemain baru pada bursa transfer musim panas lalu.

Alih-alih mempertahankan konsistensi, grafik permainan Liverpool justru merosot tajam pada musim keduanya hingga akhirnya terlempar ke peringkat kelima klasemen akhir Premier League musim ini.

Penurunan performa yang drastis ini membuat Slot gagal melewati proses evaluasi akhir musim yang dipimpin oleh Richard Hughes dan Michael Edwards.

Keduanya sepakat mengambil langkah tegas untuk menyudahi kerja sama dengan sang manajer.

Respon Santai Florian Wirtz Usai Gol Perdananya ke Gawang Sunderland Dianulir [Instagram]Respon Santai Florian Wirtz Usai Gol Perdananya ke Gawang Sunderland Dianulir [Instagram]

Seiring dengan keputusan pemecatannya tersebut, berbagai laporan mendalam kini mulai bermunculan ke publik yang membeberkan retaknya keharmonisan di ruang ganti Liverpool.

Berdasarkan laporan dari media Jerman SPORT BILD, Slot ditengarai kehilangan kendali atas tim akibat pembawaan dirinya yang dinilai sangat arogan, sehingga membuat sejumlah pemain bintang di Anfield merasa sangat tidak nyaman.

Ia dilaporkan kerap meremehkan kontribusi para pemain baru terhadap kesuksesan klub merengkuh gelar juara liga, serta kerap melontarkan kalimat bernada sinis kepada para pemain yang didatangkan dari kompetisi Bundesliga Jerman.

Padahal, barisan pemain bintang di kubu Merseyside saat ini banyak yang memiliki rekam jejak karier di kompetisi Jerman tersebut.

Media SPORT BILD secara rinci membedah bagaimana pendekatan personal Slot yang awalnya dinilai hangat justru berubah menjadi bumerang bagi keharmonisan tim.

"Salah satu masalahnya adalah cara dia menangani para pemain bintang," tulis laporan tersebut.

"Meski pada awal musim dia mendapat pujian karena pendekatannya yang sensitif setelah meninggalnya Diogo Jota, di sisi lain dia dianggap telah melewati batas."

"Kritik yang objektif mulai bercampur dengan sikap arogan dan sindiran yang bersifat pribadi," sambung laporan itu.

Sikap sinis yang ditunjukkan oleh pelatih asal Belanda tersebut sering kali diutarakan secara langsung kepada para rekrutan anyar klub.

"Sebagai contoh, dia kerap menyindir pemain-pemain yang direkrut pada musim panas dengan pertanyaan seperti, 'Apakah kamu memenangkan Premier League?'" beber BILD.

"Saat menganalisis pemain yang memiliki pengalaman bermain di Bundesliga, dia juga membuat komentar seperti, 'Kamu bisa bermain seperti itu di Jerman.'" tambahnya.

Sindiran tajam tersebut dinilai sangat tidak bijaksana mengingat banyaknya pilar utama The Reds yang merupakan jebolan dari kompetisi kasta tertinggi Jerman tersebut.

"Sebagai gambaran, sepanjang tahun 2025 saja Florian Wirtz, Jeremie Frimpong, keduanya dari Bayer Leverkusen dan Hugo Ekitike direkrut dari Bundesliga dengan total biaya transfer lebih dari 250 juta euro," tulis laporan media Jerman tersebut.

"Rekan setim mereka seperti Konate, Szoboszlai, Gravenberch, dan Endo juga datang langsung dari Jerman. Bahkan rekrutan termahal klub, Isak pernah bermain untuk Borussia Dortmund. Karena itu, tidak mengherankan jika ucapan Slot tidak diterima dengan baik oleh mereka," tandas BILD.

Editor: Arif Budi

Tag:  #arogansi #ruang #ganti #terungkap #alasan #arne #slot #dipecat #liverpool

KOMENTAR