Pasar Tablet Global Lesu, Lenovo Justru Yakin Indonesia Tumbuh
- Vendor perangkat komputer dan tablet, Lenovo, optimistis pasar tablet di Indonesia masih dapat tumbuh meski secara global diproyeksikan redup.
Consumer Product Manager Lenovo Indonesia William Hartoyo mengatakan, optimisme tersebut didorong oleh tren penggunaan tablet di Tanah Air yang mulai bergeser dari sekadar hiburan ke produktivitas.
"Pasar tablet harusnya masih tetap bisa tumbuh di Indonesia. Salah satunya karena ada tren produktivitas yang memang fungsi tablet itu akan berubah menjadi luas," ujar William di sela acara peluncuran Lenovo Yoga Tab di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan, perubahan perilaku pengguna ini menjadi faktor penting yang membuat Lenovo melihat Indonesia sebagai pasar yang masih menjanjikan.
"Kita percaya market-nya (pasar tablet) harusnya bisa lebih baik di Indonesia," imbuh William.
Baca juga: Lenovo Yoga Tab Resmi di Indonesia, Tablet AI Native Harga Rp 11 Jutaan
Harga komponen naik, pilihan kembali ke pengguna
Dari kiri ke kanan: Darien Theodric, Business Development Manager Tablet Lenovo Indonesia dan William Hartoyo, Consumer Product Manager Lenovo Indonesia, di acara peluncuran Lenovo Yoga Tab di Jakarta, Kamis (16/4/2026).Di sisi lain, Lenovo juga menyoroti adanya tekanan dari sisi harga komponen dan material yang meningkat secara global. Kondisi ini turut memengaruhi harga perangkat, termasuk tablet.
"Kita tahu komponen dan material ada peningkatan harga, tidak hanya di Indonesia, tapi juga global. Lenovo sendiri siap mengikuti (kondisi market)," kata William.
Willian menjelaskan, kenaikan harga komponen juga berpotensi memengaruhi preferensi konsumen, terutama dalam menentukan segmen perangkat tablet mana yang akan dipilih.
Menurut dia, kebutuhan pengguna tablet kini semakin beragam, mulai dari pelajar hingga pekerja atau kreator profesional.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Lenovo menghadirkan beragam lini tablet, mulai dari seri Yoga untuk produktivitas, Legion untuk gaming, hingga opsi tablet lain yang lebih harganya lebih terjangkau.
"Tablet Lenovo kan tidak hanya ada Legion Gaming atau Yoga, ada juga Motopad," kata William.
Baca juga: Tablet Motorola Moto Pad (2026) Resmi, Bawa Layar 2,5K dan Fitur Smart Connect
Dengan menghadirkan lebih banyak produk, kata William, Lenovo berupaya untuk melengkapi portofolio tabletnya agar bisa menjangkau lebih banyak pengguna dari berbagai kebutuhan berbeda.
Ia menambahkan, meski terjadi kenaikan harga pun, keputusan pembelian tetap bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna, termasuk dalam menentukan model dan kisaran harga perangkat yang diinginkan.
"Kalau untuk kreator, mereka membutuhkan perangkat yang lebih lengkap seperti di lini Yoga Tab. Sedangkan untuk pengguna anak sekolah, mungkin di segmen harga di bawah Rp 5 juta," jelasnya.
Sebelumnya, firma riset pasar, salah satunya International Data Corporation (IDC) memproyeksikan pengiriman pengiriman tablet merosot 7,6 persen sepanjang tahun ini.
Tag: #pasar #tablet #global #lesu #lenovo #justru #yakin #indonesia #tumbuh