Makin Moncer, Bisnis Anthropic Salip OpenAI
Ilustrasi chatbot AI Claude bikinan Anthropic.(searchenginejournal.com)
07:09
28 April 2026

Makin Moncer, Bisnis Anthropic Salip OpenAI

- Perusahaan kecerdasan buatan (AI) di balik Calude, Anthropic, dikabarkan menyalip OpenAI dalam hal valuasi di pasar sekunder (secondary market). Nilainya bahkan disebut menembus 1 triliun dollar AS, atau sekitar Rp 16.900 triliun.

Angka tersebut muncul dari aktivitas perdagangan di salah satu platform pasar saham privat terbesar, Forge Global. Di sinilah investor “berebut tiket” untuk masuk ke perusahaan AI, meski belum melantai di bursa.

CEO Forge Global, Kelly Rodriques, mengonfirmasi bahwa valuasi Anthropic di platform tersebut kini berada di kisaran 1 triliun dollar AS.

Sementara OpenAI diperdagangkan di sekitar 880 miliar dollar AS atau setara Rp 14.886 triliun di platform yang sama.

Baca juga: Google Siapkan Investasi hingga Rp 670 Triliun ke Anthropic

Perlu dicatat, angka 1 triliun dollar AS untuk Anthropic ini bukan valuasi resmi seperti dalam putaran pendanaan. Valuasi terakhir Anthropic secara formal dilaporkan berada di sekitar 380 miliar dollar AS (sekitar Rp 6.428 triliun).

Pun valuasi 1 triliun dollar AS ini belum tentu mencerminkan nilai sebenarnya jika perusahaan benar-benar melantai di bursa.

Sejumlah laporan menyebut, valuasi perusahaan AI yang didirikan oleh Dario Amodei and Daniela Amodei saat IPO kemungkinan berada di kisaran 400 miliar dollar hingga 500 miliar dollar AS atau sekitar Rp 6.766 triliun hingga Rp 8.458 triliun.

Artinya, angka triliunan dollar AS di pasar sekunder lebih mencerminkan euforia dan tingginya permintaan investor terhadap sektor AI  saat ini, bukan nilai riil yang sudah pasti.

Lalu kenapa valuasi pembuat Claude AI ini bisa melonjak sejauh itu di pasar sekunder?

Baca juga: Menkeu hingga Bankir Ketar-ketir dengan AI Mythos Anthropic

Ilustrasi Anthropic vs OpenAI.YouTube/ Caleb Writes Code Ilustrasi Anthropic vs OpenAI.

Sebelumnya perlu kita pahami dulu, definisi sederhana valuasi. 

Valuasi adalah istilah untuk perkiraan nilai sebuah perusahaan. Angka ini biasanya ditentukan saat perusahaan mencari pendanaan dari investor, dan mencerminkan seberapa besar perusahaan tersebut dihargai berdasarkan bisnis, teknologi, dan potensi pertumbuhannya.

Nah, alasan nilai Anthropic bisa ditaksir Rp 16.900 triliun adalah karena mekanisme pasar sekunder.

Secondary market adalah tempat jual beli saham yang sudah dimiliki investor sebelumnya. Berbeda dengan pasar saham biasa, transaksi di sini tidak terjadi di bursa publik, melainkan antara pemegang saham lama dan investor baru secara terbatas.

Alhasil, jumlah saham yang tersedia sangat terbatas dan tidak semua pemegang saham ingin menjual. Ini membuat harga saham perusahaan bisa melonjak tajam ketika permintaan tinggi.

Dengan kata lain, valuasi di pasar sekunder lebih mencerminkan “berapa mahal orang mau membeli”, bukan nilai fundamental perusahaan secara keseluruhan.

Nah fenomena inilah yang terjadi dengan Anthropic saat ini, yang ditaksir senilai 1 triliun dollar AS. Bahkan, ada klaim bahwa sebuah growth fund besar siap membeli saham di valuasi 1,05 triliun dollar AS (sekitar Rp 17.762 triliun).

Baca juga: Anthropic Rilis Claude Design, AI Desainer Pesaing Figma dan Adobe

Dalam sebuah unggahan LinkedIn, seorang investor disebut menawarkan properti seluas 14 hektar untuk ditukar dengan saham Anthropic, dengan valuasi lebih dari 800 miliar dollar AS (sekitar Rp 13.532 triliun), jauh di atas valuasi resmi perusahaan.

Situasi ini menunjukkan satu hal, permintaan terhadap saham perusahaan AI sedang sangat tinggi, bahkan cenderung spekulatif.

Minat investor terhadap perusahaan ini melonjak dalam beberapa bulan terakhir, terutama berkat pertumbuhan produk AI mereka, seperti Claude, serta peningkatan penggunaan di sektor enterprise.

Pendapatan perusahaan juga dilaporkan melonjak tajam dalam waktu singkat. Ini tampaknya memperkuat keyakinan investor bahwa Anthropic masih punya ruang tumbuh yang besar.

Di sisi lain, kondisi OpenAI di pasar sekunder terlihat lebih stabil. Valuasinya tidak jauh berbeda dari angka resmi terakhir, sehingga ruang spekulasi dinilai lebih kecil dibanding Anthropic, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Decrypt dan Tom's Hardware.

Tag:  #makin #moncer #bisnis #anthropic #salip #openai

KOMENTAR