Jadi Tempat Rawan Kecelakaan, Apa Itu Perlintasan Sebidang Kereta Api?
Taksi hijau Green SM ditabrak KRL di sekitar Stasiun Bekasi Timur, Senin (26/4/2026).(Tangkapan layar video akun X TMC Polda Metro Jaya)
18:07
28 April 2026

Jadi Tempat Rawan Kecelakaan, Apa Itu Perlintasan Sebidang Kereta Api?

Perlintasan sebidang kereta api masih menjadi salah satu titik paling rawan kecelakaan di berbagai daerah.

Tidak sedikit insiden terjadi karena pengendara nekat menerobos palang pintu atau kurang waspada saat kereta akan melintas. Lalu, sebenarnya apa yang dimaksud dengan perlintasan sebidang?

Apa itu perlintasan sebidang?

Dilansir dari Kompas.com (28/4/2026), menurut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018, perlintasan sebidang adalah perpotongan antara jalan dengan jalur kereta api yang berada pada satu bidang tanah yang sama.

Karena berada sejajar di permukaan tanah, titik ini disebut “sebidang”.

Baca juga: Palang Pintu Perlintasan Kereta Api Tanggung Jawab Siapa?

Model perlintasan seperti ini banyak ditemui di berbagai wilayah karena menjadi akses penting bagi masyarakat untuk menyeberang jalur kereta.

Namun, keberadaannya juga memiliki risiko tinggi jika tidak dilengkapi fasilitas pengaman atau kurang dipatuhi pengguna jalan.

Mengapa perlintasan sebidang KA rawan kecelakaan?

Perlintasan sebidang sering menjadi perhatian karena:

  • Tingkat kecelakaan yang tinggi, terutama akibat pengendara yang memaksa melintas meski palang sudah tertutup.
  • Kemacetan, terutama pada perlintasan dengan frekuensi kereta yang melintas cukup tinggi.
  • Minimnya disiplin pengguna jalan, seperti berhenti terlalu dekat dengan rel atau tidak memperhatikan tanda peringatan.

Karena risiko yang besar, keselamatan pada perlintasan sebidang menjadi prioritas utama dalam operasional kereta api.

Peran PJL dan palang pintu

Pada sebagian perlintasan sebidang, terdapat penjaga jalan lintasan (PJL) yang bertugas memastikan keamanan. Mereka:

Taksi Green SM tertabrak kereta Commuter Line di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Facebook Yuyu Wahyuni Taksi Green SM tertabrak kereta Commuter Line di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi

  • Menyalakan alarm peringatan ketika kereta akan melintas.
  • Menurunkan palang pintu agar tidak ada kendaraan yang menerobos.
  • Mengawasi situasi lalu lintas di sekitar perlintasan.

Keberadaan PJL dan palang pintu membantu mengurangi potensi kecelakaan. Namun, di sisi lain, palang pintu yang sering tertutup, terutama di jalur padat kereta, bisa menyebabkan antrean panjang kendaraan.

Kenapa kereta api selalu diutamakan?

Dalam konteks keselamatan transportasi, kereta api memiliki prioritas lebih tinggi. Hal ini karena:

  • Kereta membutuhkan jarak pengereman yang jauh, sehingga tidak bisa berhenti mendadak.
  • Jika terjadi kecelakaan, dampak dan kerugian yang ditimbulkan jauh lebih besar, baik bagi penumpang maupun pengguna jalan.

Baca juga: Mengenal Aturan dan Penanggung Jawab Pelintasan Kereta Api Menurut Penjelasan Resmi KAI

Karena itu, pengaturan pada perlintasan sebidang dibuat untuk memastikan perjalanan kereta tetap aman dan lancar.

Perlintasan sebidang memiliki fungsi penting sebagai akses masyarakat, namun juga menyimpan risiko tinggi. Disiplin pengguna jalan dalam mematuhi palang pintu dan tanda peringatan menjadi kunci utama untuk mencegah kecelakaan.

Tag:  #jadi #tempat #rawan #kecelakaan #perlintasan #sebidang #kereta

KOMENTAR