Kala Detail ''Kecil'' Turut Menentukan Keamanan dan Estetika Hunian Modern
Principal Architect dari firma Ranah Timur Architects, Regi Kusnadi, menilai bahwa sakelar dan stopkontak adalah elemen penting yang menentukan fungsionalitas sebuah hunian(Dok. Schneider Electric)
16:36
18 Mei 2026

Kala Detail ''Kecil'' Turut Menentukan Keamanan dan Estetika Hunian Modern

— Saat membangun atau merenovasi hunian, perhatian sebagian orang biasanya tertuju pada elemen-elemen kasatmata, seperti warna dinding, material lantai, hingga furnitur.

Namun, ada aspek penting yang kerap luput dari perhatian, padahal berperan besar dalam keamanan hunian dan paling dekat dengan aktivitas penghuni sehari-hari, yakni instalasi dan perangkat kelistrikan.

Principal Architect dari firma Ranah Timur Architects, Regi Kusnadi, memaparkan bahwa kelistrikan menjadi salah satu elemen penting yang harus dipikirkan sejak awal merancang atau merenovasi hunian.

“(Aspek kelistrikan) sangat penting direncanakan di awal untuk mendapatkan kenyamanan dalam penggunaan, perawatan, dan keamanannya di kemudian hari,” ujarnya kepada Kompas.com.

Berdasarkan pengalamannya, beberapa kesalahan yang kerap terjadi adalah calon penghuni tidak memperhatikan pembebanan listrik dan spesifikasi kabel yang sesuai.

“Dalam banyak kasus, seluruh jalur listrik disatukan dalam jalur yang sama sehingga pada akhirnya memiliki resiko yang tinggi terhadap korsleting, mati listrik, dan yang paling parahnya adalah kebakaran,” ungkapnya.

Elemen “kecil” yang berperan integral

Pembicaraan mengenai aspek kelistrikan hunian tidak terbatas pada jalur, kabel, atau instalasi-instalasi yang tersembunyi di balik dinding-dinding rumah.

Ia juga hadir dalam elemen “kecil” yang tersebar di berbagai titik permukaan, bahkan begitu lekat dalam denyut hidup penghuni rumah modern. Elemen ini adalah sakelar dan stopkontak.

Dari sudut pandang arsitektur, Regi menjelaskan bahwa sakelar dan stopkontak adalah elemen penting yang menentukan fungsionalitas sebuah hunian.

Ia memandang bahwa sakelar dan stopkontak bekerja layaknya sistem saraf dalam tubuh manusia.

“Jika ada satu saraf yang terganggu atau posisinya salah, maka fungsi tubuh manusia akan terganggu. Sama halnya pada bangunan, jika penempatan sakelar, stopkontak, dan jalur listriknya salah, bisa-bisa fungsi-fungsi di dalam sebuah rumah tidak bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.

Kualitas menentukan rasa aman

Di samping penempatan, ada aspek lain yang tak kalah penting jika berbicara soal sakelar dan stopkontak, yakni kualitas perangkat itu sendiri.

Regi menilai, sakelar dan stopkontak berkualitas memberi rasa aman karena dibuat dari material yang baik dan tahan lama.

“Selain itu, dari segi tampilan, warna dan bentuk sakelar bisa disesuaikan dengan tema setiap rumahnya,” ujarnya.

Principal Architect dari firma Ranah Timur Architects, Regi Kusnadi, menilai bahwa dari segi tampilan, warna dan bentuk, sakelar bisa disesuaikan dengan tema setiap rumahnyaDok. Schneider Electrics Principal Architect dari firma Ranah Timur Architects, Regi Kusnadi, menilai bahwa dari segi tampilan, warna dan bentuk, sakelar bisa disesuaikan dengan tema setiap rumahnya

Regi pun membagikan sejumlah kiat dalam memilih sakelar dan stopkontak berkualitas, baik untuk proses pembangunan maupun renovasi hunian.

Pertama, pastikan memilih perangkat yang sudah tersertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Biasanya, (sakelar dan stopkontak yang berstandar SNI) terbuat dari bahan isolator yang baik di area luarnya, seperti polikarbonat (PC). Sementara di bagian komponen dalam, umumnya menggunakan tembaga murni untuk konduktivitas yang baik dan mencegah panas berlebih,” jelas Regi.

Kedua, sesuaikan dengan kebutuhan penghuni. Ketiga, pilih sakelar dan stopkontak yang selaras dengan tema hunian agar menyatu dengan keseluruhan desain ruang. 

Kala fungsi, estetika, dan rasa aman melebur

Hunian modern memosisikan aspek fungsi, estetika, dan rasa aman sebagai rangkaian elemen yang saling bertaut.

President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Martin Setiawan menuturkan bahwa kebutuhan hunian modern di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran akan kualitas, keamanan, dan estetika ruang.

“Konsumen tidak lagi memilih antara desain atau keamanan. Mereka menginginkan keduanya dalam satu solusi yang seimbang,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Jumat (15/5/2026).

Menjawab kebutuhan tersebut, Schneider Electric menghadirkan lini sakelar dan stopkontak Vivace E yang resmi diluncurkan di Jakarta pada Selasa (28/4/2026).

Saklar Vivace E Light Gray 3 GangDok. Schneider Electric Saklar Vivace E Light Gray 3 Gang

Hadir dengan desain sleek, slim, dan frameless, Vivace E dilengkapi panel berukuran besar serta sudut melengkung. Ini membuatnya lebih mudah menyatu dengan berbagai konsep interior.

Pilihan warna White, Black, Wine Gold, dan Light Grey memberi ruang bagi pemilik rumah ataupun desainer interior untuk menyesuaikan tampilan Vivace E dengan karakter dan nuansa tiap ruang.

Dari sisi keamanan, lini sakelar dan stopkontak Vivace E dilengkapi fitur Safety Shutter yang telah memenuhi standar SNI serta standar International Electrotechnical Commission (IEC). 

Sebagai informasi, fitur Safety Shutter berfungsi untuk mencegah risiko sengatan listrik, baik akibat sentuhan yang tak disengaja maupun masuknya benda asing.

Kemudahan instalasi dan penggunaan

Bukan hanya dari sisi tampilan dan keamanan, Vivace E juga dirancang untuk memudahkan proses pemasangan.

Vivace E dilengkapi terminal grounding ganda serta penanda yang jelas untuk Load, Neutral, dan Grounding sehingga teknisi dapat memasang perangkat secara lebih cepat, presisi, dan aman.

Selain itu, Vivace E juga memiliki desain soket yang lebih besar sehingga dapat menampung kabel berukuran 2 x 4 milimeter. Fitur ini dapat membantu teknisi saat pemasangan kabel, termasuk saat melakukan looping kabel serta menyambungkan adaptor atau steker yang lebih besar.

Vivace E - 3 Gang dan Universal Socket WhiteDok. Schneider Electric Vivace E - 3 Gang dan Universal Socket White

Kehadiran Inbow Dus Schneider Electric pun membantu hasil instalasi Vivace E tampak semakin rapi. Komponen ini membantu modul perangkat tampak lebih terstruktur di dalam dinding sehingga hasil instalasi lebih rapi dan selaras dengan karakter produk yang clean dan frameless.

Vivace E juga kompatibel dengan sistem kelistrikan standar di Indonesia sehingga lebih praktis diterapkan, baik pada instalasi tanam maupun tempel, termasuk untuk kebutuhan renovasi. 

“Melalui Vivace E, kami menghadirkan sakelar dan stopkontak dengan desain modern yang menyatu dengan interior, sekaligus memberikan perlindungan yang andal untuk penggunaan sehari-hari,” kata Martin.

Dengan harga mulai Rp 30.000-an, Vivace E menghadirkan desain modern, fitur keamanan, dan kemudahan penggunaan dalam rentang harga yang relatif terjangkau.

Tag:  #kala #detail #kecil #turut #menentukan #keamanan #estetika #hunian #modern

KOMENTAR