Trump Cuek Hasil Negosiasi dengan Iran, Harga Minyak Langsung Naik 4 Persen
- Harga minyak melonjak pada Senin kemarin setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan tidak peduli jika negosiasi dengan Iran berakhir.
Perkataan tersebut memicu kekhawatiran pasar Washington dan Teheran tidak akan mencapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Harga minyak mentah berjangka Brent yang jadi patokan internasional, naik 4 persen menjadi 94,98 dollar AS per barrel.
Sementara itu, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik lebih dari 5 persen menjadi 92,16 dollar AS per barrel.
Baca juga: Trump Pastikan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Harga Minyak Dunia Langsung Turun
Trump menanggapi laporan media pemerintah Iran yang menyatakan Teheran akan menghentikan pembicaraan dengan AS sebagai tanggapan atas serangan Israel di Lebanon.
Media pemerintah Iran bilang, pemerintah akan menutup sepenuhnya Selat Hormuz sebagai pembalasan.
“Saya benar-benar tidak peduli. Saya sama sekali tidak peduli. Saya pikir mereka terlalu lama berlarut-larut. Terus terang, saya pikir mereka mulai sangat membosankan,” kata Trump dikutip dari CNBC, Selasa (2/6/2026).
Harga minyak sempat turun setelah Trump kemudian mengatakan di media sosial Perdana Menteri Benjamin Netanyahu setuju pasukan Israel tidak akan maju ke ibu kota Lebanon, Beirut.
Presiden kemudian memposting pembicaraan dengan iran terus berlanjut, dengan cepat.
Harga minyak mentah AS melonjak lebih dari 8 persen di awal sesi perdagangan. Trump mengaku tidak khawatir tentang kenaikan harga minyak.
“Saya pikir harga minyak akan turun drastis dalam waktu yang sangat dekat, Anda tahu, dalam waktu yang sangat dekat,” kata Trump.
Baca juga: Harga Minyak Turun 1,7 Persen Usai Trump Berniat Akhiri Perang Iran
Iran mengancam akan memperketat blokade
AS dan Iran melancarkan serangan baru. Sedangkan, Israel memerintahkan pasukan untuk bergerak lebih dalam ke Lebanon selama akhir pekan.
Langkah ini memunculkan kekhawatiran, gencatan senjata yang rapuh antara Washington dan Teheran akan runtuh.
Iran menuntut agar Israel menghentikan serangan di Gaza dan menarik diri dari wilayah pendudukan di Lebanon agar pembicaraan dengan AS dapat dilanjutkan.
Teheran akan sepenuhnya memblokir Selat Hormuz dan membuka jalur pelayaran lainnya termasuk Selat Bab el-Mandeb. Bab el-Mandeb adalah jalur perdagangan penting yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.
Sedikit catatan, harga minyak Brent dan WTI ditutup turun masing-masing sebesar 11,1 persen dan 9,6 persen pekan lalu. Harga minyak tersebut mencatat kinerja mingguan terburuk sejak pertengahan April karena harapan AS dan Iran sedang mencapai kemajuan menuju kesepakatan.
Kontrak-kontrak tersebut tetap naik lebih dari 30 persen sejak perang yang dipimpin AS dan Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari.
Goldman Sachs mengatakan risiko terhadap perkiraan harga Brent dan WTI kuartal IV-2026 sebesar 90 dollar AS dan 83 dollar AS per barrel tetap memiliki dua sisi.
Pasalnya, meskipun gangguan pasokan yang terus-menerus di Timur Tengah dapat mendorong harga lebih tinggi, melemahnya permintaan dapat menciptakan risiko penurunan yang signifikan.
Tag: #trump #cuek #hasil #negosiasi #dengan #iran #harga #minyak #langsung #naik #persen