Perancis Desak Iran dan AS untuk Kembali Berunding, Minta Buka Selat Hormuz
Presiden Perancis Emmanuel Macron dalam konferensi pers setelah bertemu Presiden Mesir Abdul Fattah El Sisi di Istana Presiden Cairo, Senin (7/4/2025).(AFP/LUDOVIC MARIN)
20:36
14 April 2026

Perancis Desak Iran dan AS untuk Kembali Berunding, Minta Buka Selat Hormuz

- Presiden Perancis Emmanuel Macron telah mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk melanjutkan negosiasi.

Dia telah berbicara dengan kedua pemimpin tersebut pada Senin (13/4/2026) setelah negosiasi “putaran pertama” berakhir tanpa kesepakatan.

"Saya mendesak dimulainya kembali negosiasi yang ditangguhkan di Islamabad, penyelesaian kesalahpahaman, dan penghindaran eskalasi lebih lanjut," tulis Macron di X, dilansir AFP, Selasa (14/4/2026).

Baca juga: Tak Ikut Blokade Hormuz, Perancis-Inggris Bakal Tetap Bantu Amankan Selat


Menurutnya, penting bahwa gencatan senjata harus dihormati secara ketat oleh semua pihak dan itu termasuk Lebanon.

"Sama pentingnya agar Selat Hormuz dibuka kembali tanpa syarat, tanpa pembatasan atau pungutan tol, sesegera mungkin," tambahnya.

Negosiasi seharusnya dapat dilanjutkan dengan cepat dengan dukungan dari pihak-pihak kunci yang terkait.

Sementara itu, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (14/4/2026), Pezeshkian mengatakan kepada Macron, melalui sambungan telepon, bahwa Eropa dapat mendorong AS untuk mematuhi hukum internasional.

Baca juga: Perancis Ungkap Ada Potensi Perang Lawan Rusia, Panglima Khawatir

Dia menyebut, niat yang kurang baik dan sikap maksimalis Washington mencegah penyelesaian kesepakatan selama pembicaraan di Pakistan.

Ancaman, tekanan, dan tindakan militer dari AS hanya akan memperburuk masalah di kawasan konflik.

“Diplomasi adalah jalur yang lebih diutamakan untuk menyelesaikan perselisihan,” kata Pezeshkian kepada Macron.

Dia menambahkan bahwa Eropa dapat memainkan peran konstruktif dalam mendorong AS untuk mematuhi hukum internasional.

Di sisi lain, Wakil Presiden AS JD Vance mengakui bahwa telah ada kemajuan, dan Trump telah mengkonfirmasi pihak lain ingin mencapai kesepakatan dan ia telah dihubungi.

Baca juga: Kapal Perancis Berhasil Lewati Selat Hormuz, Jadi yang Pertama dari Eropa

Perancis dan Inggris sendiri rencananya akan menyelenggarakan konferensi video pada Jumat (17/4/2026) yang diikuti oleh negara-negara yang siap berkontribusi untuk mengamankan Selat Hormuz.

Presiden dari kedua negara akan memimpin bersama pertemuan tersebut untuk membahas rencana memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz ketika kondisi keamanan memungkinkan.

Tag:  #perancis #desak #iran #untuk #kembali #berunding #minta #buka #selat #hormuz

KOMENTAR