Trump Sebut Perang di Iran Hampir Selesai, AS Siap Lanjutkan Perundingan
- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan, perang terhadap Iran akan segera berakhir.
“Saya rasa ini hampir berakhir,” katanya dalam cuplikan wawancara yang ditayangkan oleh stasiun televisi Fox News.
"Maksud saya, saya menganggapnya sudah hampir selesai," tambahnya.
Ia menuturkan, Iran membutuhkan waktu 20 tahun untuk membangun kembali kehancuran yang disebabkan oleh serangan AS dan Israel.
Baca juga: Diblokade Armada Perang AS, Kapal Tanker China Putar Balik di Selat Hormuz
Trump pun kembali membela keputusannya untuk menyerang Iran. Menurutnya, negara itu pasti sudah memiliki senjata nuklir jika tidak ada serangan AS-Israel.
“Kita lihat saja apa yang terjadi. Saya rasa mereka sangat ingin mencapai kesepakatan,” ujarnya.
Badan pengawas atom PBB sebelumnya menegaskan, tidak ada bukti bahwa Iran sedang membangun senjata nuklir.
Baca juga: Gencatan Senjata Nyaris Habis, JD Vance Kembali Pimpin Misi Perundingan dengan Iran
AS-Iran bersiap perundingan kedua
Untuk diketahui, Trump mengatakan bahwa perundingan AS-Iran dapat kembali dilanjutkan pekan ini.
Menurutnya, putaran pembicaraan baru dengan Teheran dapat berlangsung di Pakistan dalam dua hari ke depan atau pada Kamis (16/4/2026).
Ia mengeklaim, pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya telah menghubunginya untuk mencari kesepakatan.
Dalam perundingan selanjutnya, Wakil Presiden AS JD Vance diyakini akan kembali memimpin delegasi Washington.
Baca juga: Pakistan Kembali Bersiap Gelar Perundingan Damai AS-Iran Putaran Kedua
Berdasarkan laporan dari sejumlah sumber yang mengetahui isu tersebut kepada CNN, Trump telah memberikan kepercayaan penuh kepada tiga tangan kanannya untuk mencari jalan keluar diplomatik guna mengakhiri perang.
Selain Vance, utusan khusus Trump, Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner juga disebut ikut hadir dalam perundingan tersebut.
Saat ini, AS-Iran berada dalam masa gencatan senjata yang akan berakhir sekitar sepekan ke depan.
Baca juga: Trump Bocorkan Perundingan Damai AS-Iran Putaran Kedua, Digelar Kamis
Blokade AS di tengah rencana perundingan
Kapal-kapal melintasi Selat Hormuz pada 24 Juni 2025, saat difoto dari pesisir Khasab, Semenanjung Musandam, Oman.
Rencana perundingan lanjutan ini muncul saat AS memberlakukan blokade di Selat Hormuz.
Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan, blokade ini berlaku terhadap semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran sejak Senin (13/4/2026).
Pengumuman ini menyusul keputusan Presiden AS Donald Trump yang memerintahkan blokade Selat Hormuz usai gagal capai kesepakatan damai dengan Iran.
"Pasukan Komando Pusat AS (Centcom) akan mulai menerapkan blokade terhadap seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran pada tanggal 13 April pukul 10 pagi (22.00 WIB), sesuai dengan proklamasi Presiden," demikian pernyataan yang diunggah di platform perusahaan media sosial AS, X.
Centcom menegaskan, blokade akan diberlakukan secara adil terhadap kapal-kapal dari semua negara yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan dan wilayah pesisir Iran.
Tag: #trump #sebut #perang #iran #hampir #selesai #siap #lanjutkan #perundingan