Iran Beri Deadline 30 Hari untuk AS agar Buka Blokade Selat Hormuz
Selat Hormuz saat dilihat dari Satelit Terra milik NASA pada 5 Februari 2025.(NASA EARTH OBSERVATORY via AFP)
14:24
4 Mei 2026

Iran Beri Deadline 30 Hari untuk AS agar Buka Blokade Selat Hormuz

Iran menetapkan tenggat waktu satu bulan kepada Amerika Serikat untuk mencapai kesepakatan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, penghentian blokade laut, serta mengakhiri konflik di kawasan.

Proposal tersebut diajukan dalam dokumen berisi 14 poin yang disampaikan Teheran kepada Washington.

Dalam tahap lanjutan, Iran mengusulkan fase kedua berupa negosiasi tambahan selama satu bulan yang akan berfokus pada program nuklir, namun hanya setelah kesepakatan awal tercapai.

Baca juga: Asal Mula Iran Mengembangkan Drone, Berawal dari Bengkel Kampus

Meski demikian, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa proposal saat ini tidak mencakup isu nuklir.

“Rencana kami secara eksklusif berfokus pada mengakhiri perang dan tidak memuat rincian apa pun tentang program nuklir,” ujarnya dalam siaran pada Minggu (3/5/2026), seperti dikutip Anadolu.

Respons Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku tengah meninjau proposal damai Iran.AFP/POOL/ALEX BRANDON Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku tengah meninjau proposal damai Iran.

Presiden Donald Trump mengaku tengah meninjau proposal tersebut, meskipun sebelumnya menyatakan ketidakpuasan.

“Saya sedang melihatnya. Nanti akan saya beri tahu,” katanya kepada wartawan. Ia menambahkan,

“Mereka memberi tahu saya tentang konsep kesepakatan itu. Sekarang mereka akan memberikan redaksi pastinya.”

Namun, tak lama kemudian Trump mengeluarkan pernyataan lebih keras di media sosial, menyebut bahwa ia “tidak bisa membayangkan bahwa itu akan dapat diterima” dan menilai Iran “belum membayar harga yang cukup besar atas apa yang telah mereka lakukan terhadap kemanusiaan dan dunia selama 47 tahun terakhir.”

Trump juga memperingatkan kemungkinan eskalasi kembali konflik. “Jika mereka bertindak tidak semestinya, jika mereka melakukan sesuatu yang buruk — saat ini kita lihat saja. Tapi itu kemungkinan yang bisa terjadi,” ujarnya.

Di sisi lain, Trump menggambarkan blokade terhadap pelabuhan Iran sebagai langkah yang “sangat bersahabat” dan tidak bertentangan dengan klaimnya bahwa permusuhan telah “dihentikan.”

Baca juga: Kali Pertama, AS Akan Tembakkan Rudal Hipersonik Dark Eagle ke Iran

Ketegangan di Selat Hormuz

Ketegangan meningkat setelah serangan terhadap kapal kargo di dekat Selat Hormuz oleh sejumlah kapal kecil, menurut laporan otoritas maritim Inggris.

Iran juga berulang kali memperingatkan bahwa kapal yang melintasi selat tersebut bisa diserang kecuali membayar biaya dan membuktikan tidak berafiliasi dengan AS atau Israel.

Iran menegaskan akan tetap mengontrol Selat Hormuz, jalur yang sebelumnya menangani sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Di sisi lain, blokade laut AS dilaporkan telah memaksa 49 kapal berbalik arah, menurut Komando Pusat AS.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa tekanan ekonomi terhadap Iran semakin meningkat.

“Kami pikir mereka hanya mendapatkan kurang dari 1,3 juta dollar AS dari pungutan tersebut, yang sangat kecil dibandingkan pendapatan minyak harian mereka sebelumnya,” ujarnya kepada Fox News.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Iran tetap mendukung proposal tersebut dan memperingatkan bahwa Trump pada harus memilih antara melanjutkan perang atau menerima kesepakatan yang dianggap tidak menguntungkan bagi AS.

Baca juga: Peringatan Iran, Campur Tangan AS di Selat Hormuz Akan Melanggar Gencatan Senjata

Tag:  #iran #beri #deadline #hari #untuk #agar #buka #blokade #selat #hormuz

KOMENTAR