Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Bertambah Jadi 2, 3 Penumpang Tewas
Ilustrasi kapal pesiar Carnival Spirit.(Dok. Carnival Corporation)
11:36
5 Mei 2026

Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Bertambah Jadi 2, 3 Penumpang Tewas

 Dua kasus Hantavirus telah dikonfirmasi di kapal pesiar MV Hondius setelah tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden yang masih diselidiki.

Seorang warga Inggris berusia 69 tahun kini dirawat dalam kondisi kritis di Afrika Selatan setelah dinyatakan positif virus tersebut.

Sementara itu, hantavirus juga terdeteksi pada seorang perempuan Belanda yang meninggal dunia.

Baca juga: Kapal Pesiar Mewah Rusia Berhasil Lewati Selat Hormuz, Lolos Blokade Iran

Kronologi sasus di kapal pesiar

Dilansir BBC, Selasa (5/5/2026), operator kapal, Oceanwide Expeditions, menyatakan, seorang penumpang pertama kali jatuh sakit di atas kapal dan meninggal pada 11 April.

Penyebab kematiannya belum dapat ditentukan, dan jenazahnya diturunkan saat kapal bersandar di St Helena pada 24 April.

Istrinya juga turun di St Helena dan dilaporkan jatuh sakit dalam perjalanan pulang sebelum akhirnya meninggal dunia.

Pada 27 April, seorang penumpang asal Inggris jatuh sakit serius dan kemudian dievakuasi secara medis ke Afrika Selatan.

Pasien berusia 69 tahun tersebut kini berada dalam kondisi kritis namun stabil di Johannesburg setelah dipastikan terinfeksi varian hantavirus.

Pada Sabtu (2/5/2026), seorang penumpang lain asal Jerman juga dilaporkan meninggal dunia, namun penyebab kematiannya masih belum diketahui.

Dua kasus terkonfirmasi

Hantavirus dikonfirmasi pada pasien Inggris yang dirawat serta pada perempuan Belanda yang meninggal dunia. Namun, penyebab kematian dua korban lainnya masih dalam penyelidikan.

World Health Organization menyatakan, tengah menyelidiki lima kasus tambahan yang diduga terkait kapal tersebut. Organisasi itu menegaskan bahwa infeksi hantavirus tergolong jarang dan tidak mudah menular antar manusia.

Direktur Regional WHO untuk Eropa, Hans Henri P Kluge, mengatakan, “Infeksi hantavirus tidak umum. Meskipun bisa parah dalam beberapa kasus, virus ini tidak mudah menular antar manusia. Risiko bagi masyarakat luas tetap rendah. Tidak perlu panik atau pembatasan perjalanan.”

Baca juga: Ditinggal Kapal Pesiar, Nenek Meninggal Sendirian di Pulau Terpencil

Kondisi di kapal

Saat ini, kapal berada di lepas pantai Cape Verde dengan 149 orang dari 23 negara di dalamnya. Pihak operator menyebut situasi di atas kapal tetap tenang.

“Suasana di atas MV Hondius tetap tenang, dengan penumpang umumnya bersikap tenang,” kata Oceanwide Expeditions.

Dua awak kapal dilaporkan mengalami gejala pernapasan akut, satu ringan dan satu berat, namun belum dipastikan terkait hantavirus. Keduanya membutuhkan penanganan medis segera.

Otoritas Belanda tengah mempersiapkan evakuasi medis menggunakan pesawat khusus untuk beberapa individu, termasuk awak kapal dan pihak yang memiliki kontak dengan korban.

Penanganan pasien

Menteri Kesehatan Afrika Selatan, Aaron Motsoaledi, menyatakan, pasien asal Inggris dalam kondisi kritis dan dirawat di fasilitas kesehatan swasta.

“Dia sedang dirawat. Seperti yang Anda tahu, hantavirus, seperti semua virus, tidak memiliki pengobatan khusus, sehingga mereka memberikan perawatan berdasarkan gejala dan dukungan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa petugas kesehatan akan melacak dan menguji siapa pun yang melakukan kontak dengan pasien.

Pemerintah Inggris juga menyatakan telah berkomunikasi dengan keluarga pasien dan memberikan dukungan konsuler di sejumlah negara.

Misteri penularan

Ilustrasi virus. Tragedi kapal pesiar mengungkap betapa bahayanya virus hanta yang memiliki masa inkubasi lama dan gejala yang sering mengecoh hingga berakibat fatal.Freepik/wirestock Ilustrasi virus. Tragedi kapal pesiar mengungkap betapa bahayanya virus hanta yang memiliki masa inkubasi lama dan gejala yang sering mengecoh hingga berakibat fatal.

Oceanwide Expeditions menyatakan, tengah mempertimbangkan untuk mengarahkan kapal ke Kepulauan Canary, seperti Las Palmas atau Tenerife, sebagai lokasi penurunan penumpang dan pemeriksaan lanjutan. Otoritas Cape Verde menolak penumpang turun demi melindungi populasi lokal.

Seorang penumpang yang tidak disebutkan namanya mengatakan, “Informasi terbaru adalah sebuah pesawat sedang dalam perjalanan dan begitu tiba, tiga orang akan dievakuasi dari kapal dan diterbangkan langsung ke Eropa.”

Ia menambahkan, “Jika semua kasus ini adalah hantavirus maka penularannya agak misterius. Kami diberi tahu tidak ada tikus di kapal, dan penularan antar manusia sulit atau jarang terjadi.”

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kematian serta sumber infeksi di atas kapal.

Baca juga: Kapal Pesiar Singapura Kebakaran, 1 ABK WNI Meninggal

Tag:  #kasus #hantavirus #kapal #pesiar #bertambah #jadi #penumpang #tewas

KOMENTAR