Pramono Soroti Layanan Kelurahan: Jangan Sampai Depan Gubernur Gratis, tapi di Belakang Dipungut
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan empat kantor kelurahan yakni Kelurahan Senen, Tanah Tinggi, Semper Barat, dan Sunter Jaya pada Senin (4/5/2026).(KOMPAS.com/ RUBY RACHMADINA)
13:02
4 Mei 2026

Pramono Soroti Layanan Kelurahan: Jangan Sampai Depan Gubernur Gratis, tapi di Belakang Dipungut

- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan empat kantor kelurahan, yakni Kelurahan Senen, Tanah Tinggi, Semper Barat, dan Sunter Jaya pada Senin (4/5/2026).

Menurut Pramono, kelurahan adalah tempat pelayanan yang paling dekat dengan warga. Karena itu, kualitas pelayanan di tingkat ini sangat penting.

“Dalam perspektif saya sebenarnya ini adalah ujung tombak utama pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Yang paling deket, paling banyak dikomplain, kalau salah dikit dikomplain, kalau benernya banyak biasanya disenyumin aja,”ucap Pramono di Kantor Kelurahan Senen, Jakarta Pusat, Senin.

Baca juga: Pramono Mau Lewat, PPSU Langsung Bersih-bersih Jalan di Senen

Dalam peresmian itu, Pramono sempat meninjau langsung Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan menanyakan berbagai jenis layanan, mulai dari perizinan usaha hingga pengurusan administrasi seperti surat pindah.

Menurut dia, semua layanan itu diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Namun Pramono menegaskan, ia tidak ingin layanan hanya terlihat gratis saat ditanya olehnya, tetapi kenyataannya warga masih diminta membayar.

Baca juga: Pramono Teken Ingub, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah Sendiri di Rumah

“Saya tanya apakah ada pungutan, enggak? Sekarang semuanya diberikan gratis. Saya bilang jangan sampai hanya karena di depan gubernurnya gratis tetapi di belakang dipungut, enggak boleh. Karena kalau gratis betul-betul harus diberikan secara gratis,” kata dia.

Menurut dia, jika layanan memang gratis, maka harus benar-benar gratis tanpa pengecualian. Ia mengingatkan agar tidak boleh ada pungutan tersembunyi yang bisa merugikan masyarakat.

Selain soal layanan, Pramono juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pembangunan fasilitas pemerintah.

Baca juga: Pramono Gandeng Danantara, Dua Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Segera Dibangun di Bantar Gebang dan Kamal Muara

Ia meminta seluruh proses pembangunan dilakukan secara terbuka dan bisa diaudit agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Ke depan, Pramono berharap pembangunan kantor kelurahan bisa memberikan pelayanan yang lebih ramah, terbuka, dan membuat warga merasa nyaman.

“Semoga fasilitas ini memberikan manfaat sebesar-besarnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, demi mewujudkan Jakarta sebagai kota global, dan sekaligus pusat perekonomian nasional, inklusif, berkelanjutan, dan menyejahterakan warganya,” kata Pramono.

Tag:  #pramono #soroti #layanan #kelurahan #jangan #sampai #depan #gubernur #gratis #tapi #belakang #dipungut

KOMENTAR