Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
ilustrasi kekerasan seksual (freepik)
22:28
20 Mei 2026

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi merespons dugaan adanya saran dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Konawe Selatan kepada korban kekerasan seksual untuk menikah dengan pelaku.

Arifah mengaku pihaknya sudah menerima laporan terkait polemik tersebut. Namun, ia menyebut informasi yang diterima masih belum mendalam sehingga belum bisa disampaikan secara rinci ke publik.

“Sudah ada, tapi belum terlalu mendalam. Jadi belum kami informasikan dulu ya,” kata Arifah ditemui di Museum Kebangkitan Nasional, Rabu (20/5/2026).

Saat dikonfirmasi lebih lanjut mengenai kebenaran kabar bahwa Kadis P3A menyarankan korban menikah dengan pelaku, Arifah belum memberikan penegasan.

“Oh, ndak. Kita lihat nanti ya,” ujarnya.

Sebelumnya, kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) di rumah pribadi Bupati Konawe Selatan menjadi sorotan publik.

Korban berinisial PI (18) diduga mengalami kekerasan seksual yang dilakukan seorang sekuriti berinisial CA (32). Peristiwa itu disebut terjadi pada malam hari di rumah pribadi Bupati Konawe Selatan di wilayah Baruga, Kendari.

Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku diduga membuntuti korban hingga ke kamar sebelum melakukan tindakan pemaksaan seksual. Korban disebut sempat melawan dengan memukul, mencakar, dan menendang pelaku.

Polisi juga menyebut korban mengalami sejumlah luka lebam di bagian tubuhnya. Setelah kejadian, korban meminta pertolongan hingga pelaku melarikan diri.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Kendari kemudian menangkap CA beberapa hari setelah kejadian dan menetapkannya sebagai tersangka.

Berdasarkan keterangan Direktur YLBH Sultra Muhamad Fadri Laulewulu, terungkap bahwa sempat ada tawaran dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Konawe Selatan, Sitti Hafsa, agar korban mau menikah dengan pelaku. Usulan itu disebut untuk menjaga citra baik Bupati Konawe Selatan karena lokasi kejadian berada di rumah pribadinya.

Editor: Bella

Tag:  #menteri #pppa #respons #dugaan #kadis #sarankan #korban #kekerasan #seksual #nikahi #pelaku

KOMENTAR