Menperin: Kawasan Industri Penting untuk Tarik Investasi
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, menyebut keberadaan kawasan industri di tanah air penting sehingga pemerintah bisa menarik investasi.
Pernyataan tersebut Agus sampaikan saat menghadiri peresmian kantor baru Himpunan Kawasan Industri (HKI) di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Agus mengatakan, HKI harus menjadi bagian terpenting dalam ekosistem manufaktur di Indonesia.
Baca juga: JIEP Bidik Investor China, Tawarkan Kawasan Industri Modern di Pulogadung
Ilustrasi kawasan industri yang dikelola holding BUMN Danareksa.
“Dalam konteks bagaimana kita bisa mencoba untuk menarik investasi, itu penting ada di kawasan-kawasan industri yang ada di Indonesia,” kata Agus, Rabu (20/5/2026).
Peran strategis kawasan industri saat ini sedang ditegaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kawasan Industri.
RUU itu telah ditetapkan sebagai inisiatif DPR RI dan masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas.
Draf RUU Kawasan Industri mengatur dengan perinci mengenai manufaktur dan kegiatan manufaktur harus ada di area kawasan industri.
Baca juga: Kawasan Industri Pulogadung Kembangkan Jaringan Fiber Optic
Menurut Agus, kawasan industri memfasilitasi para investor dan pabriknya untuk bisa menjalankan produksi dengan baik.
“Dia harus bisa menjadi fasilitas yang memberi kenyamanan bagi para tenant ya, bagi para investor,” tutur Agus.
Lebih lanjut, Agus berharap kawasan industri juga mendukung percepatan transformasi menuju ekonomi hijau atau berkelanjutan.
Dengan transformasi itu, komoditas yang diproduksi industri tanah air merupakan produk berkelanjutan dan aman bagi lingkungan.
Baca juga: Kawasan Industri Harus Dukung Implementasi Energi Hijau
“Jadi peran dari kawasan industri menjadi sangat sentral dan sangat strategis bagi pengembangan manufaktur di tanah air,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum HKI Akhmad Ma'ruf Maulana, mengatakan pihaknya berkomitmen mendorong investasi, mempercepat hilirisasi industri, hingga menciptakan lapangan kerja.
Menurutnya, HKI memiliki semangat yang sama dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato pada Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 Terkait Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027.
Presiden menyebut, industrialisasi dan hilirisasi nasional merupakan agenda penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar perusahaan dari negara lain.
Baca juga: Jadi Pelindo Sinergi Lokaseva, Anak Usaha Pelindo Fokus Integrasi Pelabuhan dan Kawasan Industri
Ma'ruf mengaku optimistis Indonesia masih menjadi destinasi investor lokal dan internasional.
Investasi itu bakal menjadi fondasi penting dalam untuk menopang ketahanan ekonomi dan kedaulatan rupiah dalam jangka panjang.
“Indonesia memiliki pasar domestik yang besar, bonus demografi, posisi strategis di rantai pasok global, serta kebutuhan industrialisasi yang masih sangat besar,” tuturnya.
Tag: #menperin #kawasan #industri #penting #untuk #tarik #investasi