Salut! Pemain Jepang Ogah Ngeluh Dapat Lapangan Tarkam hingga 2 Hari Nomaden Cari Tempat Latihan
Timnas Jepang menghadapi situasi tak terduga dalam pemusatan latihan jelang Piala Dunia 2026. [Istimewa]
09:30
8 Juni 2026

Salut! Pemain Jepang Ogah Ngeluh Dapat Lapangan Tarkam hingga 2 Hari Nomaden Cari Tempat Latihan

Timnas Jepang menghadapi situasi tak terduga dalam pemusatan latihan jelang Piala Dunia 2026.

Selama dua hari pertama di Monterrey, Meksiko, lokasi latihan terus berubah akibat kondisi cuaca yang memburuk.

Hujan deras membuat lapangan utama di fasilitas klub Tigres tidak layak digunakan.

Tim akhirnya dialihkan ke fasilitas universitas setempat, meski kualitas lapangan belum sepenuhnya ideal.

Perubahan ini juga berdampak pada jadwal latihan.

Sesi yang semula direncanakan sore hari dipindah ke pagi untuk menghindari badai yang kerap datang di sore hari.

Namun, masalah belum berhenti di situ. Pada hari kedua, tim kembali harus berpindah lokasi, kali ini ke fasilitas klub Monterrey yang berjarak lebih dari 40 menit perjalanan.

Situasi ini menjadi pengalaman yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi Jepang dalam persiapan menuju Piala Dunia 2026.

Meski demikian, para pemain menunjukkan respons yang mengejutkan, tetap tenang dan fokus.

“Ini memang bukan kondisi yang kami rencanakan, tapi kami menganggapnya sebagai bagian dari situasi yang harus dihadapi,” ujar bek Jepang, Shogo Taniguchi dilansir dari Bunshun.

Taniguchi menambahkan, kondisi seperti ini merupakan hal yang lazim saat bermain di luar negeri.

“Kalau bisa, tentu ingin berlatih di lingkungan terbaik. Tapi ini ‘hal biasa di luar negeri’. Kami tidak bisa mengontrol itu,” katanya.

Gelandang Daichi Kamada juga tak mempermasalahkan jarak tempuh yang lebih jauh.

“Memang jauh, tapi tidak ada keluhan. Yang lebih penting adalah beradaptasi dengan cuaca yang panas dan lembap,” ujarnya.

Sementara itu, pemain muda Yukinari Sugawara menilai situasi tersebut bukan hal baru baginya.

Sugawara mengaku sudah terbiasa menghadapi kondisi serupa sejak usia muda.

“Tidak ada yang berubah bagi saya. Selama ada lapangan untuk latihan, itu sudah cukup. Kami harus bersyukur,” kata Sugawara.

Sikap positif juga ditunjukkan pemain senior Yuto Nagatomo.

Nagatomo berperan menjaga mental tim agar tidak terpengaruh situasi di luar kendali.

“Saya sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini. Penting untuk memastikan pemain muda tidak menjadi negatif atau gugup,” ujar Nagatomo.

Nagatomo menekankan pentingnya adaptasi dan menjaga pola pikir positif di tengah tekanan.

“Hal sederhana seperti ini bisa jadi sulit ketika tekanan meningkat,” tambahnya.

Dengan waktu kurang dari dua pekan menuju laga perdana, Jepang memilih menjadikan situasi ini sebagai ujian mental.

Tim asuhan Hajime Moriyasu terus melangkah, berusaha tetap fokus di tengah ketidakpastian.

Editor: Galih Prasetyo

Tag:  #salut #pemain #jepang #ogah #ngeluh #dapat #lapangan #tarkam #hingga #hari #nomaden #cari #tempat #latihan

KOMENTAR