7 Daerah di Jabar yang Paling Sering Kena Banjir
- Risiko banjir menjadi salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli rumah.
Selain memengaruhi kenyamanan penghuni, banjir juga dapat menurunkan nilai properti serta menimbulkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Bagi masyarakat yang berencana membeli rumah di Jawa Barat, data riwayat kejadian banjir dapat menjadi salah satu referensi dalam menilai tingkat kerawanan suatu wilayah.
Daerah yang Sering Banjir di Jawa Barat
Berikut tujuh daerah di Jawa Barat yang paling sering mengalami banjir dirangkum dari Data Bencana Indonesia 2024 yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB):
1. Karawang
Karawang menjadi daerah dengan frekuensi banjir tertinggi di Jawa Barat sepanjang tahun 2024.
- Jumlah banjir: 19 kejadian
- Rumah terendam: 12.765 unit
Tingginya jumlah kejadian banjir menunjukkan bahwa calon pembeli rumah di wilayah ini perlu mencermati lokasi properti, terutama yang berada dekat sungai atau kawasan dataran rendah.
Baca juga: Kenalan dengan Sabo, Dam yang Banyak Dibangun di Lereng Gunung
2. Bogor
Bogor berada di posisi kedua daerah yang sering banjir di Jawa Barat dengan 18 kejadian banjir sepanjang tahun 2024.
- Jumlah banjir: 18 kejadian
- Rumah terendam: 2.312 unit
Meski jumlah rumah yang terdampak tidak sebesar beberapa daerah lain, tingginya frekuensi banjir tetap perlu menjadi perhatian, mengingat wilayah ini memiliki curah hujan yang relatif tinggi.
3. Kabupaten Bandung
Bandung mencatat 14 kejadian banjir.
- Jumlah banjir: 14 kejadian
- Rumah terendam: 12.358 unit
Sebagai salah satu pusat pertumbuhan permukiman di Jawa Barat, Bandung memiliki sejumlah kawasan yang rawan genangan saat hujan deras.
Karena itu, pengecekan kondisi lingkungan menjadi langkah penting sebelum membeli rumah.
4. Kabupaten Cirebon
Cirebon menempati urutan keempat dari sisi frekuensi kejadian banjir sepanjang tahun 2024 di Jawa Barat.
- Jumlah banjir: 13 kejadian
- Rumah terendam: 54.314 unit
Baca juga: Pasca Banjir, 27 Infrastruktur Sanitasi di Sumatera Berangsur Pulih
Meski jumlah banjir lebih sedikit dibanding Karawang dan Bogor, dampaknya jauh lebih besar. Cirebon menjadi daerah dengan jumlah rumah terendam terbanyak dalam data ini.
5. Kabupaten Bekasi
Kabupaten Bekasi dicatat BNPB mengalami 11 kejadian banjir.
- Jumlah banjir: 11 kejadian
- Rumah terendam: 11.870 unit
Wilayah yang berbatasan langsung dengan Jakarta ini kerap menghadapi banjir akibat kombinasi curah hujan tinggi, limpasan air dari daerah hulu, dan padatnya kawasan permukiman.
6. Kabupaten Sukabumi
Kabupaten Sukabumi mencatat sembilan kejadian banjir.
- Jumlah banjir: 9 kejadian
- Rumah terendam: 1.464 unit
Meskipun jumlah rumah yang terdampak lebih rendah dibanding daerah lain dalam daftar, riwayat banjir tetap perlu diperhatikan saat memilih lokasi hunian.
7. Sumedang
Sumedang melengkapi daftar tujuh daerah yang paling sering terkena banjir di Jawa Barat pada tahun 2024.
Baca juga: Harga Properti Tumbuh Bervariasi Dipengaruhi Banjir dan Cuaca
- Jumlah banjir: 7 kejadian
- Rumah terendam: 845 unit
Dibandingkan wilayah lainnya, Sumedang memiliki frekuensi dan dampak banjir yang lebih rendah. Namun calon pembeli rumah tetap disarankan memeriksa kondisi lingkungan sekitar properti.
Tips Membeli Rumah Bebas Banjir
Saat membeli rumah, harga dan desain bangunan sering menjadi pertimbangan utama. Padahal, riwayat bencana seperti banjir juga perlu diperhatikan.
Calon pembeli sebaiknya mencari informasi mengenai kondisi lingkungan sekitar, menanyakan riwayat banjir kepada warga setempat, serta memeriksa posisi rumah terhadap sungai, saluran air, atau daerah cekungan.
Data menunjukkan bahwa daerah dengan frekuensi banjir tinggi belum tentu memiliki dampak terbesar.
Cirebon, misalnya, mencatat 13 kejadian banjir, tetapi jumlah rumah yang terendam mencapai 54.314 unit, jauh lebih tinggi dibanding daerah lain.
Karena itu, memahami risiko banjir dapat membantu calon pembeli memilih hunian yang lebih aman dan meminimalkan potensi kerugian di masa mendatang.
Baca juga: Setahun Lumpuh Imbas Banjir, Jembatan Kemang Pratama Akhirnya Beres