Pesawat Ini Gagal Terbang akibat Terlalu Berat, 5 Penumpang Diminta Turun
Pesawat Easyjet tujuan Malaga, Spanyol, batal lepas landas karena terlalu berat. Beberapa penumpang diminta turun sukarela.(WIKIMEDIA)
20:07
22 April 2026

Pesawat Ini Gagal Terbang akibat Terlalu Berat, 5 Penumpang Diminta Turun

- Pesawat Easyjet yang dijadwalkan terbang menuju Malaga, Spanyol, pada Sabtu (11/4/2026), tidak bisa lepas landas akibat beban pesawat yang terlalu berat untuk kondisi cuaca dan panjang landasan pacu.

Kejadian tersebut terjadi saat pesawat hendak lepas landas di Bandara Southend, Essex, Inggris, dilansir dari VN Express, Rabu (22/4/2206).

Pesawat tak bisa terbang karena beban terlalu berat

Penumpang hanya diberi tiga opsi

Waktu itu, kapten mengumumkan melalui pengeras suara bahwa pesawat tidak dapat terbang karena melampaui batas berat aman.

Pihak maskapai penerbangan menjelaskan, pesawat jenis Airbus A319 tersebut melebihi "batas berat yang diizinkan dalam kondisi cuaca tertentu dan untuk landasan pacu yang pendek".

Adapun landasan pacu utama di Bandara Southend memiliki panjang sekitar 1.800 meter, lebih pendek dibandingkan dengan banyaknya bandara lain.

Secara teknis, Airbus A319 memiliki batas maksimum berat lepas landas sekitar 75,5 ton. Namun, sejumlah faktor, seperti cuaca dan panjang landasan dapat mengganggu batas operasional tersebut.

Pengumuman kapten tersebut pun sempat mengejutkan penumpang.

Salah seorang penumpang, Carly Mowbray mengatakan, mereka diberi tiga opsi yakni enam orang turun dari pesawat, penumpang meninggalkan bagasi, atau penerbangan dibatalkan.

Pesawat Easyjet tujuan Malaga, Spanyol, batal lepas landas karena terlalu berat. Beberapa penumpang diminta turun sukarela.easyJet Pesawat Easyjet tujuan Malaga, Spanyol, batal lepas landas karena terlalu berat. Beberapa penumpang diminta turun sukarela.

“Kami punya waktu 30 menit untuk memutuskan. Itu awal yang buruk untuk liburan kami,” ujar Mowbray.

Ia menambahkan, terdapat sekitar 10 kursi kosong di dalam pesawat saat kejadian.

Penumpang lain, Kelly Wayland mengaku awalnya melontarkan pengumuman tersebut hanya lelucon.

“Saya pikir kapten sedang bercanda,” katanya.

Mulanya, pilot minta enam penumpang untuk turun. Namun, akhirnya lima orang secara sukarela meninggalkan pesawat agar penerbangan dapat tetap berlangsung, dilansir dari BBC.

Para penumpang tersebut mendapat tepuk tangan dari penumpang lain, sedangkan awak kabin menyebut situasi ini jarang terjadi.

Penerbangan ke Malaga akhirnya tetap berangkat dengan penundaan sekitar 12 menit.

Pihak maskapai penerbangan menyampaikan, penumpang yang turun telah diberikan fasilitas berupa penerbangan alternatif gratis serta transportasi ke bandara lain yakni Bandara London Gatwick.

Mereka juga dapat memperoleh kompensasi tambahan, yang bisa mencapai sekitar 400 dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 6,88 juta, tergantung dengan durasi penundaan.

Tag:  #pesawat #gagal #terbang #akibat #terlalu #berat #penumpang #diminta #turun

KOMENTAR