Extra Flight Tembus 284 Penerbangan, Bandara Siaga 24 Jam
InJourney Airports menambah ratusan penerbangan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya permintaan perjalanan udara.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi memaparkan jumlah extra flight terus bertambah dalam beberapa hari terakhir. Pada 22 Maret 2026 tercatat 124 extra flight. Jumlah ini naik menjadi 211 extra flight pada 23 Maret 2026. Pada 24 Maret 2026, angka tersebut kembali meningkat menjadi 284 extra flight.
“Kami melakukan optimalisasi seluruh sumber daya bandara, termasuk pada slot time penerbangan. Adapun pada 25 Maret 2026 direncanakan ada sebanyak 119 extra flight,” kata Pahlevi dalam keterangan resmi, Rabu (25/3/2026).
Baca juga: InJourney Prediksi Puncak Arus Mudik Hari Ini, Bandara Bakal Dipadati 570.000 Penumpang
Selama periode angkutan Lebaran 13 hingga 21 Maret 2026, sekitar 2.400 extra flight telah dioperasikan di berbagai rute. Penerbangan tambahan ini berada di luar jadwal reguler.
“Extra flight ini di luar penerbangan berjadwal reguler. Jumlah extra flight ini masih berpotensi terus bertambah hingga periode angkutan lebaran berakhir pada 30 Maret 2026,” ungkap Pahlevi.
Pemantauan trafik dilakukan secara intensif. Koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat untuk menjaga kelancaran layanan di bandara.
Optimalisasi slot time menjadi fokus utama. Penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas bandara, terutama saat jam sibuk.
“InJourney Airports bersama stakeholders, khususnya maskapai penerbangan, terus melakukan optimalisasi slot time di bandara,” jelas Pahlevi.
“Salah satunya melalui pengoperasian penerbangan tambahan atau extra flight oleh maskapai. Ini sejalan dengan tumbuhnya permintaan perjalanan udara pada arus balik,” tambah dia.
Baca juga: InJourney Hospitality Target Okupansi Hotel Naik 10 Persen Selama Libur Lebaran dan Nyepi
Pergerakan penumpang juga menunjukkan tren kenaikan. Pada 22 Maret 2026, jumlah penumpang di 37 bandara mencapai 468.604 orang dengan 3.265 penerbangan.
Jumlah ini meningkat pada 23 Maret 2026 menjadi 536.109 penumpang dengan 3.636 penerbangan. Kenaikan mencapai 14,4 persen.
Kenaikan berlanjut pada 24 Maret 2026. Jumlah penumpang mencapai 583.815 orang atau naik 8,9 persen dibandingkan hari sebelumnya.
“Sebagai pengelola bandara, InJourney Airports memastikan ketersediaan slot time di bandara untuk extra flight yang dioperasikan maskapai,” kata dia.
“Sejalan dengan ini, seluruh bandara siaga 24 jam menyesuaikan kebutuhan maskapai,” tambah Pahlevi.
Fokus layanan tidak hanya pada operasional penerbangan. Penanganan bagasi, akses menuju bandara, dan ketersediaan transportasi publik juga menjadi perhatian.
“Kami telah melakukan berbagai peningkatan fasilitas sarana dan prasarana, serta berkoordinasi dengan stakeholders terkait untuk memastikan kelancaran dan kecepatan dalam penanganan bagasi penumang pesawat, ketersediaan transportasi publik, hingga aksesibilitas dari dan menuju bandara,” tegas Pahlevi.