Minyakita Langka di Pasar, Zulhas: Semua Orang Membelinya
Minyakita di Pasar Johar Karawang, Rabu (4/3/2026).(KOMPAS.COM/FARIDA)
19:04
16 April 2026

Minyakita Langka di Pasar, Zulhas: Semua Orang Membelinya

- Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas mengungkap kenapa minyak goreng merek Minyakita langka di pasar tradisional.

Zulhas mengungkap jika Minyakita harusnya dijual di pasar tradisional karena sebenarnya ia minyak curah. 

Awalnya, minyak curah ia kemas ulang dengan kemasan lebih baik dan menarik.

Baca juga: Sidak Pasar Jakarta, Dirut Bulog Pastikan Stok Minyakita Aman dan Sesuai HET

"Zaman saya Mendag, minyak curah itu kita kasih packaging, namanya Minyakita. Minyak itu sebetulnya untuk di pasar tradisional," jelasnya dikutip dari Kompas.com, Kamis (16/4/2026).

Setelah dikemas ulang, ternyata peminat makin banyak. Bahkan, supermarket menjual Minyakita.

Menurut Zulhas, harusnya hal ini tak terjadi karena Minyakita harusnya dijual di pasar tradisional bukan di ritel modern.

Baca juga: Pedagang Tak Ada NIB, Bulog Sulit Distribusi MinyaKita

"Tapi sekarang semua orang belinya Minyakita, termasuk di supermarket-supermarket. Harusnya kalau ritel modern itu kan banyak merek yang premium. Yang ini minyak curah yang ada di pasar," tuturnya.

Selain itu, karena laku keras maka persediaan Minyakita kurang.

"Tapi sekarang semua orang beli itu, ya tentu kurang kalau semua membeli Minyakita. Tapi kan ada premium, ada merek-merek lain, bedanya kan enggak banyak juga. Kalau Minyakita Rp 16.000, itu Rp 17  (ribu) biasanya gitu," jelasnya.

Baca juga: Harga Bahan Pokok di Jember Mulai Naik Jelang Lebaran, Termasuk Minyakita

Stok Minyakita disebut aman

Di lain tempat, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dan Direktur Pemasaran Febby Novita melakukan sidak di Pasar Minggu serta Pasar Grogol, Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Rizal menjelaskan jika stok Minyakita dalam kondisi cukup dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kami memastikan bahwa Minyakita tersedia dan dijual dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat. Saat ini harga terpantau sesuai harga eceran tertinggi (HET) di harga Rp 15.700 per liter," ucapnya.

Baca juga: Bulog Akan Stok 70.000 Ton MinyaKita untuk Kebutuhan Sampai Lebaran

Rizal mengakui jika permintaan terhadap Minyakita tinggi, sehingga Bulog mengajukan penambahan kuota pasokan agar distribusi ke masyarakat terjaga.

"Kami melihat adanya peningkatan demand (permintaan), sehingga langkah antisipatif sudah kami lakukan dengan mengusulkan tambahan pasokan. Tujuannya agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan Minyakita," tambahnya.

Meski demikian Bulog dan pemerintah terus memantau kebutuhan sembako masyarakat termasuk ketersediaan Minyakita.

Baca juga: Mendag Sebut Harga CPO Mahal, Produsen Jual Rugi MinyaKita

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Zulhas Beberkan soal Penyebab Minyakita Sulit Ditemukan" dan "Sidak Pasar Jakarta, Dirut Bulog Pastikan Stok Minyakita Aman dan Sesuai HET"

Tag:  #minyakita #langka #pasar #zulhas #semua #orang #membelinya

KOMENTAR