IHSG Ditutup Perkasa ke Level 7.100, Ini Pemicunya
IHSG mulai perkasa kembali. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].
17:20
29 April 2026

IHSG Ditutup Perkasa ke Level 7.100, Ini Pemicunya

Para investor akhirnya bisa bernafas legas setelah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat pada perdagangan Rabu, 29 April 2026. 

Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, penguatan ini didorong oleh aksi technical rebound seiring posisi indeks yang sudah berada di area jenuh jual (oversold).

IHSG tercatat naik 0,41 persen ke level 7.101,23. Namun, pergerakan indeks masih dibayangi sentimen teknikal dan potensi aksi ambil untung dalam jangka pendek.

Secara sektoral, sektor industri menjadi penopang utama dengan kenaikan sebesar 2,41 persen. Sebaliknya, sektor basic materials justru mencatatkan pelemahan terdalam hingga 1,08 persen.

Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Pada sesi pembukaan perdagangan Jumat (10/4) pagi, IHSG naik 44,921 poin (0,61 persen) ke level 7.352,510 pada hari pertama penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].IHSG mulai perkasa kembali[ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].

Dari sisi teknikal, pergerakan IHSG masih belum sepenuhnya solid. Indikator MACD menunjukkan pelebaran histogram negatif, sementara Stochastic RSI memang sudah berada di area oversold, namun belum mengindikasikan adanya pembalikan arah (reversal) yang kuat.

Phintraco Sekuritas menilai IHSG berpeluang melanjutkan penguatan terbatas dengan menguji level MA5 di kisaran 7.156. Namun demikian, investor diingatkan untuk mewaspadai potensi profit taking, terutama menjelang periode libur panjang (long weekend).

Sentimen global juga turut memengaruhi arah pergerakan pasar. Bursa Asia bergerak variatif (mix), seiring pelaku pasar mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah serta kebijakan produksi minyak oleh OPEC.

Dari Amerika Serikat, pelaku pasar menantikan rilis data indeks PCE prices Maret 2026 yang diperkirakan meningkat ke level 3,3 persen dari sebelumnya 2,8 persen pada Februari. Selain itu, pertumbuhan ekonomi AS kuartal I 2026 diproyeksikan tumbuh 1,5 peraen secara kuartalan (QoQ), naik dari 0,5 persen pada kuartal sebelumnya.

Sementara itu, dari China akan dirilis data manufaktur dan non-manufaktur April. Dari kawasan Eropa, investor menunggu rilis data PDB kuartal I 2026, inflasi, tingkat pengangguran, hingga hasil pertemuan bank sentral Eropa.

Secara konsensus, bank sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) diperkirakan masih akan menahan suku bunga acuannya di level 2,15 persen. Hal serupa juga diperkirakan terjadi pada Bank of England (BoE) yang berpotensi mempertahankan suku bunga di level 3,75 persen.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 41,32 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,21 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,41 juta kali. 

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 399 saham bergerak naik, sedangkan 297 saham mengalami penurunan, dan 263 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, INOV, TOOL, KONI, BAPA, ICON, APLN, BLUE, NEST.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, DEFI, LNPI, KJEN, PPRE, LCKM, NAIK, SDMU, PTMP, PADA.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #ihsg #ditutup #perkasa #level #7100 #pemicunya

KOMENTAR