Ambil Rute Tak Biasa, Kapal India Lolos dari Selat Hormuz
Ilustrasi kapal tanker.()
12:06
2 April 2026

Ambil Rute Tak Biasa, Kapal India Lolos dari Selat Hormuz

Sebuah kapal tanker LPG berbendera India berhasil keluar dari Selat Hormuz lewat jalur yang tak biasa di tengah memanasnya perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Kapal bernama Pine Gas itu harus menunggu hampir tiga pekan sebelum akhirnya diizinkan melintas dengan pengawalan ketat militer India.

Selama masa penantian, awak kapal menyaksikan rudal dan drone melintas di langit hampir setiap hari.

Baca juga: 3 Kapal Perang Rusia Tiba di Jakarta, Ada Apa?

Menunggu izin lewat di tengah hujan rudal

Sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (31/3/2026), kapal Pine Gas memuat LPG di pelabuhan Ruwais, Uni Emirat Arab, sehari sebelum serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari. Awalnya, kapal tersebut ditargetkan tiba di India dalam waktu sepekan.

Namun situasi berubah drastis setelah Iran mulai membatasi kapal yang bisa melintasi Selat Hormuz.

Kepala perwira kapal, Sohan Lal, mengungkapkan bahwa seluruh awak kapal harap-harap cemas selama menunggu izin berlayar.

“Mereka melihat rudal dan drone melintas di atas setiap hari,” kata Lal.

Dalam sebuah video yang dilihat Reuters, terlihat sedikitnya lima proyektil melintas di langit malam di atas kapal tersebut.

Diperintahkan lewat jalur tak lazim

Ilustrasi Selat Hormuz. Kapal Malaysia Bebas Lewati Selat Hormuz Tanpa Bayar Biaya, Ini AlasannyaGoogle Maps Ilustrasi Selat Hormuz. Kapal Malaysia Bebas Lewati Selat Hormuz Tanpa Bayar Biaya, Ini Alasannya

Menurut Lal, otoritas India sebenarnya telah meminta kapal bersiap berlayar sekitar 11 Maret.

Namun karena konflik terus meningkat, izin baru diberikan pada 23 Maret—itu pun bukan melalui jalur pelayaran biasa di Selat Hormuz.

Baca juga: Ketika Nelayan Natuna Terhimpit Kapal Asing dan Klaim Berlapis Laut China Selatan...

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengarahkan kapal untuk melewati jalur sempit di utara Pulau Larak, dekat pesisir Iran. Jalur ini jarang digunakan dalam pelayaran internasional.

“Mereka membutuhkan jawaban ya atau tidak dari seluruh awak kapal,” ujar Lal.

“Semua orang di kapal setuju."

Ia menambahkan bahwa jalur tersebut direkomendasikan karena jalur utama Selat Hormuz diduga telah dipasangi ranjau.

Dikawal ketat Angkatan Laut India

Selama melintasi jalur berbahaya itu, kapal mendapat panduan dari Angkatan Laut India. Setelah keluar dari selat, empat kapal perang India mengawal Pine Gas selama hampir 20 jam, dari Teluk Oman hingga Laut Arab.

Lal memastikan tidak ada biaya yang dibayarkan selama transit, dan IRGC juga tidak pernah menaiki kapal tersebut.

Pihak Angkatan Laut India mengonfirmasi bahwa mereka memang mengawal kapal-kapal berbendera India setelah melintasi Selat Hormuz.

Kementerian Luar Negeri India juga menyatakan bahwa kehadiran angkatan laut di Teluk Oman dan Laut Arab telah berlangsung selama bertahun-tahun untuk mengamankan jalur pelayaran.

Dampak ke pasokan LPG India

India sangat bergantung pada impor LPG melalui jalur laut, dengan ratusan juta rumah tangga menggunakan bahan bakar tersebut untuk memasak.

Kapal Pine Gas sendiri membawa sekitar 45.000 metrik ton LPG. Awalnya dijadwalkan bongkar muat di pelabuhan Mangalore di pantai barat India, namun otoritas setempat mengubah rencana distribusi.

Muatan kapal akhirnya dibagi dan dibongkar dalam jumlah yang sama di pelabuhan Visakhapatnam dan Haldia di pantai timur India.

Iran sebelumnya menyatakan telah mengizinkan negara-negara “sahabat” seperti China, Rusia, India, Irak, dan Pakistan untuk melintasi Selat Hormuz.

Meski demikian, masih ada 18 kapal berbendera India dengan sekitar 485 awak yang tertahan di Teluk Persia.

Baca juga: Iran Tembaki Kapal Tanker Qatar, 1 Rudal Nyangkut di Ruang Mesin

Tag:  #ambil #rute #biasa #kapal #india #lolos #dari #selat #hormuz

KOMENTAR