Jelang Tenggat Waktu Trump, AS-Israel Kembali Serang Pulau Kharg Iran
Pulau Kharg memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi Teheran karena menjadi titik keberangkatan bagi sekitar 90 persen ekspor minyak mentah Iran. (WIKIMEDIA COMMONS)
20:42
7 April 2026

Jelang Tenggat Waktu Trump, AS-Israel Kembali Serang Pulau Kharg Iran

- Amerika Serikat dan Israel kembali menyerang Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama Iran.

"Musuh AS-Zionis telah melakukan beberapa serangan di pulau Kharg dan beberapa ledakan telah terdengar di sana," lapor kantor berita Iran, Mehr.

Ini merupakan serangan kedua yang menyasar Pulau Kharg selama perang yang dimulai sejak 28 Februari 2026.

New York Times mengutip seorang pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya melaporkan, target sserangan di Pulau Kharg adalah militer.

Baca juga: Ultimatum Trump ke Iran: Seluruh Peradaban Akan Mati Malam Ini

Jantung ekspor minyak Iran

Pulau Kharg merupakan jantung industri ekspor minyak Iran, tulang punggung perekonomian negara yang terpuruk dan terletak di Selat Hormuz.

Pulau ini memiliki terminal minyak terbesar di Iran, jaringan pipa minyak, tangki penyimpanan, dan infrastruktur terkait. 

Pada 13 Maret, AS mengatakan telah mengebom lebih dari 90 target militer di pulau itu, tanpa mengenai infrastruktur minyak.

Presiden Donald Trump telah berulang kali mengancam akan menghancurkan infrastruktur sipil Iran.

Baca juga: Qatar Beri Sinyal Serangan Besar AS ke Iran, Sebut Situasi Hampir Lepas Kendali

Ultimatum Trump

Serangan AS ke Pulau Kharg meningkatkan risiko gangguan pasokan minyak dunia di tengah konflik Timur Tengah.PLANET LABS via AFP Serangan AS ke Pulau Kharg meningkatkan risiko gangguan pasokan minyak dunia di tengah konflik Timur Tengah.

Terbaru, ia mengancam akan melenyapkan peradaban Iran dalam satu malam jika tidak menerima tuntutan perang AS.

Trump sebelumnya memberi waktu hingga Selasa (7/4/2026) malam agar Iran menerima tuntutan AS.

"Seluruh peradaban akan mati malam ini dan tidak akan pernah bisa dihidupkan kembali," tulis Trump di Truth Social. 

"Saya tidak ingin itu terjadi, tetapi mungkin akan terjadi. Siapa tahu? sambungnya.

Baca juga: Abaikan Ancaman Trump, Negara Asia Pilih Jalur Diplomasi Amankan Selat Hormuz

Trump tidak memberikan rincian mengenai unggahannya itu, tetapi sempat mengatakan bahwa militer AS dapat mengebom jembatan, pembangkit listrik, dan infrastruktur sipil Iran lainnya hingga kembali ke "zaman batu".

Media pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa Teheran telah menolak usulan gencatan senjata tersebut, yang mereka sebut sebagai “proposal Amerika.” 

Sejumlah negara pun berupaya mencari solusi diplomatik untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama 38 hari.

Trump sempat menyebut proposal gencatan senjata dengan Iran sebagai langkah yang sangat signifikan. 

“Itu belum cukup baik, tetapi itu adalah langkah yang sangat signifikan,” kata Trump kepada wartawan.

Tag:  #jelang #tenggat #waktu #trump #israel #kembali #serang #pulau #kharg #iran

KOMENTAR