[POPULER GLOBAL] Trump Perpanjang Gencatan Senjata | 49 Kali Kunjungan Luar Negeri Prabowo
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Ibu Negara Melania saat menghadiri malam pembukaan Chicago di Kennedy Center, Washington DC, 31 Maret 2026.(AFP/KEN CEDENO)
05:48
23 April 2026

[POPULER GLOBAL] Trump Perpanjang Gencatan Senjata | 49 Kali Kunjungan Luar Negeri Prabowo

- Sejumlah artikel kanal Global pada Rabu (22/4/2026) menarik minat pembaca.

Informasi mengenai keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang tiba-tiba memperpanjang gencatan senjata menjadi artikel paling banyak dibaca sepanjang 24 jam terakhir.

Pembaca juga tertarik dengan artikel tentang makna 49 kali kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto, di balik manuver Donald Trump dan Iran, kisah mata-mata KGB, serta To Lam akan disebut bawa Vietnam menjelma seperti China.

Berikut beberapa artikel terpopuler kanal Global pada Rabu hingga Kamis (23/4/2026) pagi.

Baca juga: Sempat Batal, Negosiasi Kedua AS-Iran Mungkin Digelar dalam 3 Hari ke Depan

1. Trump umumkan perpanjangan gencatan senjata AS-Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara tiba-tiba mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran pada Selasa (21/4/2026) malam waktu setempat. 

Melalui unggahan di akun media sosial Truth Social miliknya, Trump menyatakan, gencatan senjata diperpanjang hingga Iran datang dengan usulan konkret.

Kendati demikian, Trump menegaskan bahwa AS tidak akan melonggarkan tekanan militer, sebagaimana dilansir AFP.

Baca selengkapnya di sini.

2. Makna 49 kali kunjungan luar negeri Prabowo

Dalam konsepsi geopolitik, lingkungan strategis atau lingkaran konsentris terdekat merupakan titik utama yang menjadi penekanan kebijakan luar negeri suatu negara.

Asumsi dasarnya, kawasan tempat sebuah negara berada bukan saja memainkan peranan sebagai ruang hidup (lebensraum), tetapi menjadi ekosistem yang menentukan eksistensi dan stabilitas ke depan.

Berpijak pada pemahaman tersebut, tidak berlebihan apabila Asia Tenggara selaiknya menjadi prioritas utama bagi kebijakan luar negeri Indonesia di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca selengkapnya di sini.

3. Di balik manuver Trump dan Iran

Seorang wanita Iran berjalan melewati mural anti-AS dan anti-Israel di Teheran pada 21 April 2026, di tengah gencatan senjata di wilayah tersebut.ATTA KENARE Seorang wanita Iran berjalan melewati mural anti-AS dan anti-Israel di Teheran pada 21 April 2026, di tengah gencatan senjata di wilayah tersebut.

Di panggung politik global, perdamaian sering kali tidak hadir sebagai tujuan, melainkan sebagai strategi.

Perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran adalah contoh paling nyata dari paradoks tersebut dunia melihatnya sebagai harapan, tetapi para pelaku utamanya justru memperlakukannya sebagai alat tawar-menawar.

Keputusan untuk memperpanjang gencatan senjata diambil hanya beberapa jam sebelum tenggat berakhir sebuah pola yang bukan sekali terjadi.

Baca selengkapnya di sini.

4. Kisah mata-mata KGB

Namanya bukan Maria Luisa. Dia juga bukan pengasuh anak, bukan penjahit, dan bukan pula perempuan yang mengabdikan diri pada urusan rumah tangga di Montevideo pada dekade 1950-an dan 1960-an. Semua itu, sesungguhnya, hanyalah kedok untuk menyembunyikan jati dirinya.

Dia adalah Africa de las Heras, agen rahasia dinas intelijen Uni Soviet (KGB) yang bertugas mengelola jaringan spionase pada era Perang Dingin. Uruguay dipakainya sebagai basis operasi.

Sebelum menjadi mata-mata Soviet, Africa de las Heras merupakan aktivis komunis asal Spanyol yang bergabung dalam perlawanan terhadap Jenderal Francisco Franco di Barcelona. Nama samarannya di dalam KGB adalah "Patria".

Baca selengkapnya di sini.

5. To Lam disebut bawa Vietnam menjelma seperti China

To Lam, pemimpin Partai Komunis Vietnam, resmi menjadi presiden setelah pemungutan suara yang disahkan dalam Majelis Nasional Vietnam.

Namun, penetapan ini bertentangan dengan norma para elite politik di Hanoi selama ini. 

Selama ini, Partai Komunis Vietnam (PKV) berupaya menghindari pemusatan kekuasaan yang terlalu besar pada satu sosok pimpinan partai.

Baca selengkapnya di sini.

Tag:  #populer #global #trump #perpanjang #gencatan #senjata #kali #kunjungan #luar #negeri #prabowo

KOMENTAR