Imbas Perang Iran, Pegawai di Jepang ke Kantor Pakai Celana Pendek
Ilustrasi celana pendek. Pemerintah kota Tokyo, Jepang, mendorong para pegawainya untuk mengenakan celana pendek saat bekerja sebagai program hemat energi.(Freepik/rawpixel)
14:30
25 April 2026

Imbas Perang Iran, Pegawai di Jepang ke Kantor Pakai Celana Pendek

- Pemerintah metropolitan Tokyo, Jepang, memiliki kebijakan unik dengan mendorong para pegawainya untuk mengenakan celana pendek saat bekerja.

Tujuannya untuk mengurangi ketergantungan pada pendingin ruangan, kata seorang pejabat pada Jumat (24/4/2026), dilansir CBS News.

Hal itu seiring meningkatnya kekhawatiran atas tingginya biaya energi yang diakibatkan oleh perang di Timur Tengah.

Aturan berpakaian yang lebih longgar di kalangan pegawai ini merupakan bagian dari versi terbaru "Cool Biz".

Baca juga: Teknisi Angkatan Laut AS Diserang Monyet Saat Akan Menuju Selat Hormuz


Itu adalah inisiatif hematan energi yang dimulai oleh Kementerian Lingkungan Jepang pada 2005 yang mendorong para birokrat untuk melepas dasi dan jaket di musim panas, serta membuat beberapa orang bekerja mengenakan kaos berkerah.

Krisis energi akibat perang di Timur Tengah adalah salah satu faktor yang mendorong Tokyo untuk meningkatkan kebijakan hemat energi.

Pemerintah mulai mengizinkan para pekerjanya mengenakan celana pendek bulan ini, kata pejabat Tokyo yang menolak disebutkan namanya kepada AFP.

Baca juga: Presiden Rusia dan Iran Jalin Kontak Erat Sejak Perang Pecah

Pekerja di Tokyo mulai kek kantor pakai celana pendek

Ilustrasi pegawai.DOK. Shutterstock. Ilustrasi pegawai.

Beberapa pekerja pria di kantor pemerintahan Tokyo sudah terlihat mengenakan celana pendek dan kaus, seperti yang ditunjukkan oleh rekaman media lokal awal pekan ini.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike, yang memulai kampanye Cool Biz sebagai menteri lingkungan hidup dua dekade lalu, sepenuhnya mendukungnya.

“Musim panas ini kami menganjurkan pakaian 'keren' yang mengutamakan kenyamanan, termasuk kemeja polo, kaus, sepatu kets, dan, tergantung pada tanggung jawab pekerjaan, celana pendek," katanya kepada wartawan awal bulan ini.

Baca juga: Ada Ketegangan di Kubu Pemimpin Iran, Hambat Upaya Negosiasi dengan AS

Ia beralasan kebijakan tersebut dilakukan dengan alasan prospek yang suram untuk pasokan dan permintaan listrik.

Koike menambahkan, inisiatif Cool Biz yang baru ini juga mencakup kebijakan yang lebih besar ke arah bekerja jarak jauh dan memulai pekerjaan lebih awal.

Seperti diketahui, perang Iran menyebabkan Selat Hormuz, jalur utama peredaran minyak dunia, ditutup oleh Teheran.

Kondisi tersebut mengguncang perekonomian dunia dan menyebabkan krisis energi global.

Tag:  #imbas #perang #iran #pegawai #jepang #kantor #pakai #celana #pendek

KOMENTAR