Belajar dari Perang Iran, Israel Beli Pesawat Tempur Baru dari AS
- Komite Pengadaan Israel telah menyetujui rencana untuk membeli dua skuadron pesawat tempur baru, dengan mengutip "pelajaran operasional" dari perang melawan Iran.
Dilansir CNN, Minggu (3/5/2026), skuadron militer baru tersebut terdiri dari jet tempur F-35 dan F-15IA yang diproduksi oleh Lockheed Martin dan Boeing.
Adapun dan nilai kesepakatan tersebut diperkirakan mencapai miliaran dolar AS, kata Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, pada Minggu (3/5/2026).
Baca juga: Israel Serbu Armada Global Sumud Flotilla ke Gaza, 211 Aktivis Diculik
“Pelajaran operasional dari kampanye melawan Iran mengharuskan kita untuk mempercepat peningkatan kekuatan,” kata Katz.
“Misi kita jelas: untuk selalu selangkah lebih maju dari musuh kita,” lanjut dia.
Katz menambahkan, persetujuan skuadron pesawat tempur tersebut adalah langkah pertama dalam mengimplementasikan rencana peningkatan kekuatan militer.
Perkiraan biayanya adalah senilai 350 miliar shekel Israel (Rp 2.000 triliun) untuk dekade keamanan intensif guna melindungi negara tersebut.
Baca juga: Armada Global Sumud Flotilla Kembali Dicegat Israel, Laporkan Situasi Darurat
Israel siap jika perang dengan Iran berlanjut
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang saat itu masih menjabat Menteri Luar Negeri Israel tengah mengadakan konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Hongaria di Budapest pada 17 Juni 2024.
Sebelumnya pada April 2026, Katz mengatakan bahwa Israel siap untuk melanjutkan pertempuran melawan Iran jika perang berlanjut.
Tel Aviv sedang menunggu lampu hijau dari Amerika Serikat (AS) untuk menargetkan pemimpin tertinggi baru dan situs energi Iran.
Baca juga: Israel Kirim Iron Dome ke UEA, Sinyal Aliansi Baru di Timur Tengah?
Menurut laporan Al Jazeera, Jumat (24/4/2026), Katz menyebut pasukan Israel telah siap dan target pun sudah ditentukan.
“Israel siap untuk memperbarui perang melawan Iran. Tentara Israel siap dalam pertahanan dan serangan, dan target telah ditandai,” kata Katz dalam cuplikan video yang dilansir Al Jazeera.
“Kami menunggu lampu hijau dari Amerika Serikat, pertama dan terutama untuk menyelesaikan penghapusan dinasti Khamenei yang bersekongkol melawan Israel,” lanjutnya.
Baca juga: Pentagon Masih Bungkam soal Serangan AS-Israel di Sekolah Iran, Tuai Sorotan
Perang Iran meletus sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Teheran pada 28 Februari 2026.
Merespons serangan tersebut, Iran secara efektif menutup Selat Hormuz bagi sebagian besar pelayaran internasional, serta menyerang Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
Tag: #belajar #dari #perang #iran #israel #beli #pesawat #tempur #baru #dari