Iran Ejek Ancaman Serangan Nuklir Trump, Sebut Aneh dan Tak Masuk Akal
- Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengejek ancaman serangan nuklir terhadap Iran yang baru-baru ini dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump.
Ini menyusul komentar Trump kepada wartawan pada Kamis (7/5/2026), yang mengatakan bahwa jika gencatan senjata dengan Iran gagal, "Anda hanya akan melihat satu cahaya besar yang memancar dari Iran".
“Sungguh absurd dan aneh bahwa mereka mengklaim mencari perdamaian dan mencegah krisis nuklir, namun solusi yang mereka usulkan adalah 'satu cahaya besar'," kata Esmaeil Baghaei dilansir Al Jazeera, Sabtu (9/5/2026).
Baca juga: Misteri Tumpahan Minyak Raksasa Muncul di Dekat Jantung Ekonomi Iran
Unggahan tersebut disertai cuplikan film Amerika tahun 1964, Dr Strangelove or: How I Learned to Stop Worrying and Love the Bomb, karya sutradara Stanley Kubrick.
Satire antiperang karya Kubrick ini mengisahkan peluncuran serangan nuklir yang tidak disengaja terhadap Uni Soviet, dan berusaha dihentikan oleh AS namun gagal.
Energi nuklir menjadi salah satu isu sentral dalam perundingan damai antara Washington dan Teheran yang sampai saat ini belum temui titik temu.
Trump menjadikan penghentian program nuklir Teheran sebagai salah satu syarat untuk mengakhiri perangnya dengan Iran.
Baca juga: CIA Akui Iran Mampu Bertahan dari Blokade AS 4 Bulan, Pengepungan Laut Tak Cukup Kuat
Trump minta Iran segera tandatangani perjanjian
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menyampaikan pidato kenegaraan mengenai konflik Timur Tengah di Cross Hall, Gedung Putih, Washington DC, 1 April 2026.
Sebelumnya, Presiden Trump memperingatkan Iran untuk segera menandatangani perjanjian dengan AS, dan mengatakan bahwa Teheran akan menghadapi konsekuensi berat jika tidak ada kesepakatan.
“Jika tidak ada gencatan senjata, Anda hanya akan melihat satu cahaya besar yang memancar dari Iran,” kata Trump kepada wartawan di Kolam Refleksi Monumen Lincoln.
“Mereka sebaiknya segera menandatangani perjanjian itu. Jika mereka tidak menandatanganinya, mereka akan mengalami banyak penderitaan,” lanjutnya.
Baca juga: AS Kembali Lancarkan Serangan, Lumpuhkan Dua Kapal Iran
Trump mengatakan negosiasi dengan Iran masih berlangsung dan merujuk pada lewatnya tiga kapal perusak AS melalui Selat Hormuz di tengah bentrokan dengan pasukan Iran.
Trump mengatakan negosiasi masih berlangsung dan gencatan senjata dengan Iran tetap berlaku, meskipun terjadi bentrokan militer baru di Selat Hormuz.
“Kami sedang bernegosiasi dengan Iran,” ujar Trump.
“Anda mungkin sudah mendengar, kami mengerahkan tiga kapal perusak kami, dan kami menerobos beberapa rintangan besar hari ini, dan kami menghancurkan mereka. Kapal-kapal perusak kami tidak mengalami kerusakan sama sekali.”
Tag: #iran #ejek #ancaman #serangan #nuklir #trump #sebut #aneh #masuk #akal