Mengapa Kate Middleton Sering Memakai Tiara yang Sama di Berbagai Jamuan Formal?
- Bulan ini, keluarga kerajaan Inggris kembali menggelar sebuah jamuan makan malam kenegaraan yang sangat megah.
Momen penting tersebut diselenggarakan secara khusus oleh pihak istana untuk menyambut kedatangan Presiden beserta Ibu Negara Nigeria, yang tengah melakukan serangkaian kunjungan kenegaraan ke wilayah Inggris Raya.
Dilansir dari Harper's Bazaar, Minggu (5/4/2026), acara prestisius semacam ini selalu mewajibkan para tamu undangan untuk mematuhi aturan busana white tie, yang merupakan pedoman berpakaian formal pada tingkat paling tinggi.
Baca juga: Gaya Kate Middleton dan Prince William di BAFTA 2026, Setelah 3 Tahun Absen
Sesuai dengan tradisi kerajaan, Putri Wales turut menyempurnakan penampilan elegannya dengan menggunakan sebuah mahkota.
Menariknya, jamuan kenegaraan ini sekaligus menandai momen ke-15 kalinya ia memilih untuk mengenakan satu tiara spesifik, yakni The Lover’s Knot.
Mengenal tiara The Lover's Knot yang bersejarah
Ratu Elizabeth II menggunakan tiara The Lover's Knot.
Perhiasan kepala nan mewah ini pada mulanya diciptakan secara eksklusif oleh Garrard untuk Ratu Mary pada tahun 1913 silam.
Material pembuatannya memadukan kilau berlian dengan 19 mutiara barok yang dibiarkan menggantung. Konsep desain ini membuat mutiara-mutiara tersebut dapat bergerak luwes menyesuaikan setiap langkah pemakainya.
Baca juga: Kate Middleton Ulang Tahun ke-44, Ungkap Rasa Syukurnya Melewati Proses Penyembuhan
Desain unik yang melampaui zaman
Pergerakan halus dari mutiara ini tergolong sangat tidak biasa untuk desain mahkota pada zamannya.
Pasalnya, sebagian besar perhiasan serupa di era tersebut justru memiliki siluet rancangan yang jauh lebih statis dan kaku saat dikenakan.
"Tiara The Lover's Knot adalah ekspresi sejati dari bahasa desain Garrard, yang mana simbolisme romantis bertemu dengan keahlian yang luar biasa," ungkap direktur desain dan pengembangan di Garrard, Claire Scott.
Ia melanjutkan, mutiara barok yang menggantung membuat tiara menjadi hidup lantaran memberikan gerakan, sembari mempertahankan keanggunan.
"Simpul kekasih (lover's knot) itu sendiri sangat terkait dengan warisan kami, sebuah penafsiran ulang motif Sovereign, terutama terlihat pada Sovereign's Sceptre (tongat kerajaan Inggris) yang dihiasi dengan berlian Cullinan I (berlian tanpa warna terbesar di dunia)," jelas Scott.
"Benang desain ini mengalir melalui sejarah 290 tahun kami, dan terus menginspirasi desain dan koleksi perhiasan mewah saat ini," lanjut dia.
Putri Diana menggunakan tiara The Lover's Knot.
Dalam perjalanan sejarahnya, Ratu Elizabeth II menjadi sosok pertama yang menerima warisan mahkota bersejarah tersebut.
Baca juga: Kate Middleton Pakai Tiara Terbesar untuk Jamuan Kenegaraan Jerman
Pemimpin monarki terlama itu kemudian meminjamkannya kepada Putri Diana. Aksesori ikonik ini pada akhirnya diyakini oleh banyak pihak sebagai salah satu perhiasan yang paling disukai oleh Diana.
Perhiasan ini seakan telah menjadi ciri khas yang tidak bisa dilepaskan dari sejumlah penampilan publik Diana yang paling legendaris.
Salah satu momen yang paling diingat publik adalah ketika ia memadukannya bersama gaun dan jaket penuh manik-manik putih rancangan Catherine Walker, yang kemudian tenar dengan julukan "gaun Elvis".
Penghormatan lintas generasi
Kate, yang kala itu masih menyandang gelar Duchess of Cambridge, untuk pertama kalinya memamerkan tiara ini pada tahun 2015 dalam acara Diplomataic Reception tahunan di Istana Buckingham.
Penampilan tersebut menjadi momen perdana sang tiara kembali terlihat di hadapan publik setelah terakhir kali muncul pada tahun 1997.
Mengikuti jejak mendiang ibu mertuanya, sang Putri Wales berulang kali menjadikan mahkota tersebut sebagai pilihan utama untuk menyempurnakan busananya. Saking seringnya, aksesori ini telah menjadi salah satu perhiasan yang paling sering ia pakai.
Sebelum jamuan makan malam untuk pemimpin Nigeria, ia tercatat terakhir kali mengenakannya kala menyambut kunjungan kenegaraan delegasi Amerika Serikat pada bulan September tahun 2025 lalu.
Hal ini mungkin membuatmu bertanya-tanya, apa yang menjadi alasan di balik kesukaan Kate akan tiara ini?
Baca juga: Makna di Balik Mantel Tartan Kate Middleton yang Dipakai Saat Natal
Kate Middleton menggunakan tiara The Lover's Knot.
Pilihan tersebut menunjukkan adanya ikatan sentimental yang kuat dengan sosok Diana maupun Ratu Elizabeth II.
Dengan memakai perhiasan tersebut, Kate seakan memberikan penghormatan khusus bagi kedua mantan pemakai tiara.
Di samping itu, nuansa desainnya yang sangat romantis terbukti berpadu sempurna dengan gaya fesyen feminin sang Putri.
Berapa harga tiara The Lover's Knot?
Keindahan tiara ikonik ini memang sangat spektakuler hingga para ahli perhiasan menaksir nilainya bisa mencapai 1 juta poundsterling, atau sekitar Rp 22,42 miliar. Namun, desain versi orisinalnya berpotensi memiliki nilai finansial yang jauh melampaui angka tersebut.
Pihak pembuat perhiasan menjelaskan bahwa mahkota tersebut awalnya dihiasi dengan deretan mutiara tegak yang diambil dari Girls of Great Britain and Ireland Tiara. Perhiasan dipercantik dengan deretan berlian brilliant-cut.
Selain mahkota, ada benang merah lain yang mengaitkan Putri Wales dengan rumah perhiasan Garrard. Cincin pertunangannya yang merupakan warisan Diana juga diproduksi oleh jenama yang sama.
Cincin ikonik tersebut memiliki batu safir biru 12 karat yang dikelilingi oleh 14 berlian berpotongan solitaire.
Aksesori ini diperkirakan bernilai fantastis, berkisar antara 300.000 hingga 400.000 poundsterling, setara dengan Rp 6,72 miliar hingga Rp 8,97 miliar.
Baca juga: Kate Middleton dan Pangeran William Makin Mesra Usai Lewati Tahun Paling Berat
Tag: #mengapa #kate #middleton #sering #memakai #tiara #yang #sama #berbagai #jamuan #formal