2 Pemain Keturunan Indonesia Makin Gacor di Luar Negeri, Kapan Dinaturalisasi?
Krisis gol Timnas Indonesia segera teratasi! PSSI kini memantau dua mesin gol keturunan, Dean Zandbergen (dalam foto) dan Luke Vickery, untuk dinaturalisasi demi pertajam skuad Garuda. [Dok. Instagram Dean Zandbergen]
14:12
13 April 2026

2 Pemain Keturunan Indonesia Makin Gacor di Luar Negeri, Kapan Dinaturalisasi?

Krisis penyerang tajam di lini depan Timnas Indonesia perlahan menemukan titik terang menyusul ledakan performa dua striker keturunan, Dean Zandbergen dan Luke Vickery, di kompetisi luar negeri.

Kebuntuan pelatih skuad Garuda dalam mencari mesin pencetak gol kini bisa teratasi berkat catatan impresif kedua pemain diaspora tersebut bersama klub mereka masing-masing pada musim ini.

PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) dikabarkan mulai bergerak progresif memantau perkembangan Zandbergen dan Vickery demi memuluskan rencana naturalisasi guna memperkuat kedalaman taktik Merah Putih.

Ledakan Gol Dean Zandbergen di Kompetisi Eropa

4 Pemain Keturunan Berbandrol Rp364 M Bakal Bela Timnas Indonesia Lawan Negara Teluk? [Instagram Dean Zandbergen]4 Pemain Keturunan Berbandrol Rp364 M Bakal Bela Timnas Indonesia Lawan Negara Teluk? [Instagram Dean Zandbergen]

Dean Zandbergen saat ini tengah menikmati puncak performa karier profesionalnya bersama VVV-Venlo yang berlaga di kompetisi sepak bola Liga Belanda.

Penyerang mematikan ini secara sensasional sukses menyarangkan 13 gol serta menyumbang tiga assist dari total 32 pertandingan yang telah ia jalani sepanjang musim.

Rekor ketajaman Zandbergen bahkan terbilang sangat agresif karena seluruh 13 gol tersebut murni diciptakan hanya dalam 15 penampilan terakhirnya di atas lapangan hijau.

Bukti terbaru insting pembunuhnya terlihat jelas ketika ia sukses mencetak dua gol saat VVV-Venlo bermain imbang 3-3 menghadapi perlawanan sengit De Graafschap.

Zandbergen sendiri tidak menutupi hasrat besarnya untuk bisa segera berseragam kebanggaan tim nasional dan berlaga di kancah internasional.

“Banyak pemain keturunan Indonesia dan mereka memilih bermain untuk Timnas Indonesia,” ucap Zandbergen saat berbicara di kanal YouTube milik Yussa Nugraha.

“Akan sangat senang jika saya bisa main untuk Timnas Indonesia juga,” lanjutnya menegaskan komitmen pribadinya.

Opsi Taktikal Luke Vickery Bersama Macarthur FC

Beralih ke benua tetangga, Luke Vickery juga tak kalah bersinar saat membela panji Macarthur FC di kompetisi sepak bola kasta tertinggi Australia.

Pemain depan serbabisa ini telah mencatatkan tujuh gol dan tiga assist brilian dari 28 kesempatan bermain bersama timnya musim ini.

Ketajamannya kembali terbukti lewat torehan gol spektakuler dari tembakan jarak jauh yang sangat presisi meski timnya harus menelan kekalahan dari Perth Glory baru-baru ini.

Nilai tambah utama yang dimiliki Vickery adalah kemampuannya beroperasi secara dinamis, baik sebagai penyerang tengah maupun mengeksploitasi pertahanan dari sisi sayap.

Keunggulan teknis ini tentu akan memberikan lebih banyak variasi skema penyerangan bagi tim pelatih jika sang pemain resmi menyelesaikan proses perpindahan kewarganegaraan.

Pendekatan PSSI dan Latar Belakang Kebutuhan Tim

PSSI secara sadar tidak tinggal diam melihat potensi besar dari kedua penyerang muda yang sedang dalam kondisi on fire tersebut.

Ketua BTN, Sumardji, telah memberikan lampu hijau bahwa pihak federasi sedang menggodok proses komunikasi awal terhadap para pemain incaran ini.

“Belum. Kami lagi upaya-upaya ini pendekatan, menyesuaikan dengan kebutuhan tim,” ujarnya kepada awak media merespons rumor naturalisasi yang beredar luas.

Sebagai latar belakang isu, lini serang skuad Merah Putih memang sudah lama menjadi sorotan tajam publik akibat minimnya suplai gol dari para penyerang lokal di turnamen resmi.

Ketiadaan striker bertipe poacher murni membuat Timnas Indonesia kerap membuang peluang emas di depan gawang lawan saat menghadapi tim-tim kuat Asia.

Kehadiran penyerang keturunan berdarah dingin seperti Zandbergen dan Vickery diproyeksikan menjadi obat paling mujarab untuk menyembuhkan penyakit kronis di lini serang Indonesia.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #pemain #keturunan #indonesia #makin #gacor #luar #negeri #kapan #dinaturalisasi

KOMENTAR