Dokter Gigi dan Pegiat Kesehatan Diajak jadi ''Dentfluencers''
Pepsodent menghadirkan program TeethTalk Academy for Dentfluencers. (Dok Unilever)
08:24
10 April 2026

Dokter Gigi dan Pegiat Kesehatan Diajak jadi ''Dentfluencers''

Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan rendahnya kesadaran serta pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perawatan gigi dan mulut. 

Sekitar 96 persen masyarakat tidak mengunjungi dokter gigi dalam satu tahun terakhir. Lebih mengkhawatirkan lagi, hanya 2,8 persen yang menyikat gigi dengan teknik yang benar.

Berbagai faktor berkontribusi terhadap kondisi tersebut, mulai dari rasa takut ke dokter gigi hingga terbatasnya akses terhadap informasi yang akurat dan mudah dipahami. Di sinilah peran edukasi kesehatan menjadi sangat krusial. 

Namun, pendekatan konvensional sering kali belum cukup efektif menjangkau masyarakat luas, terutama generasi muda yang kini lebih banyak mengonsumsi informasi melalui platform digital.

Baca juga: 88 Persen Masyarakat Indonesia Mengalami Gigi Berlubang, Apa Penyebabnya?

Media sosial pun muncul sebagai solusi yang menjanjikan. Dengan jangkauan yang luas serta kemampuan menyajikan informasi secara visual dan interaktif, media sosial memungkinkan pesan kesehatan disampaikan dengan cara yang lebih menarik dan relevan. 

Melihat peluang ini, Unilever Indonesia melalui brand perawatan giginya, Pepsodent, menghadirkan program TeethTalk Academy for Dentfluencers. 

Program ini dirancang untuk membekali dokter gigi, mahasiswa kedokteran gigi, serta pegiat kesehatan dengan keterampilan komunikasi digital, sehingga mereka dapat menyampaikan edukasi secara lebih efektif di media sosial.

Baca juga: Membaca Paradoks Dokter Gigi Spesialis

Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga pada kemampuan membuat konten yang menarik dan mudah dipahami. Peserta dilatih mulai dari pengembangan ide konten, teknik produksi seperti pencahayaan dan editing, hingga strategi membangun personal branding dan berinteraksi dengan audiens secara aktif. 

Media sosial memungkinkan pesan kesehatan disampaikan dengan cara yang lebih menarik dan relevan. Dok Unilever Media sosial memungkinkan pesan kesehatan disampaikan dengan cara yang lebih menarik dan relevan. 

Pendekatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi “dentfluencer” yang tidak hanya kredibel secara ilmiah, tetapi juga komunikatif dan dekat dengan masyarakat.

Workshop perdana yang digelar pada Maret 2026 menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman, termasuk Milad Shadrooh, seorang dental influencer asal Inggris, serta kreator Indonesia seperti Zaki Alfadilah, Twomann, dan Vinco. 

“Bagi banyak orang, kunjungan ke dokter gigi masih terasa menakutkan, yang sering kali berawal dari persepsi terhadap kesehatan gigi itu sendiri. Media sosial memberikan peluang besar bagi dokter gigi untuk mengubah hal tersebut,” kata Shadrooh.

Baca juga: Veneer Gigi Finalis Miss Grand Thailand Copot, Apa Penyebabnya?

Kolaborasi antara tenaga medis dan kreator konten ini menjadi kunci dalam menciptakan edukasi yang tidak hanya benar secara ilmiah, tetapi juga menarik secara penyajian.

"Dengan pendekatan yang lebih menarik, humanis, dan mudah dipahami, cara pandang masyarakat terhadap perawatan gigi dapat berubah. TeethTalk Academy menjadi inisiatif yang unik karena membantu lebih banyak profesional kesehatan gigi membangun koneksi tersebu tidak hanya di Indonesia, tetapi juga berpotensi secara global," katanya.

Langkah ini menandai pergeseran penting dalam strategi edukasi kesehatan: dari pendekatan satu arah menjadi komunikasi yang lebih interaktif dan partisipatif. Ketika informasi kesehatan disampaikan melalui platform yang akrab dengan keseharian masyarakat, peluang untuk dipahami dan diterapkan pun menjadi jauh lebih besar.

Ke depan, pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi kesehatan gigi dan mulut diharapkan dapat terus berkembang. 

Baca juga: Pasta Gigi Bisa Menghilangkan Jerawat, Mitos atau Fakta?

Tag:  #dokter #gigi #pegiat #kesehatan #diajak #jadi #dentfluencers

KOMENTAR