Drone Pengintai Masuk Teheran, Iran Aktifkan Pertahanan Udara
Sistem pertahanan udara Teheran diaktifkan pada Kamis (30/4/2026) untuk melawan drone pengintai.
Media Tasnim dan Fars melaporkan bahwa sistem pertahanan udara terdengar aktif di beberapa bagian ibu kota Iran selama sekitar 20 menit.
Kantor berita tersebut mengatakan, aktivitas pertahanan udara sedang berlangsung di beberapa wilayah, termasuk bagian barat, tengah, dan tenggara ibu kota.
Baca juga: Tak Bisa Dinego, Mojtaba Khamenei Bersikukuh Pertahankan Nuklir Iran
Adapun ketegangan ini terjadi saat negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Israel belum menemui titik jelas meski kedua negara sepakat untuk melakukan gencatan senjata sejak 7 April 2026.
Iran ejek AS
Mojtaba Khamenei menyatakan bahwa Amerika Serikat telah mengalami kekalahan dalam konflik tersebut.
Sebelumnya, pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan bahwa Amerika Serikat telah mengalami kekalahan dalam konflik tersebut.
Ia juga menolak ancaman Trump soal kemungkinan blokade laut berbulan-bulan yang dapat melumpuhkan ekonomi Iran.
“Hari ini, dua bulan setelah pengerahan militer terbesar dan agresi oleh para penguasa dunia di kawasan, serta kekalahan memalukan Amerika Serikat dalam rencananya, babak baru sedang terbuka bagi Teluk Persia dan Selat Hormuz,” ujarnya dalam pernyataan tertulis yang disiarkan televisi pemerintah.
Mojtaba juga menegaskan dominasi Iran atas jalur pelayaran strategis tersebut, serta memprediksi masa depan kawasan tanpa kehadiran Amerika Serikat.
Menurutnya, pihak luar yang mencampuri kawasan “tidak memiliki tempat di sana kecuali di dasar perairannya.”
Perebutan kendali Selat Hormuz
Kapal-kapal melintasi Selat Hormuz pada 24 Juni 2025, saat difoto dari pesisir Khasab, Semenanjung Musandam, Oman.
Amerika Serikat telah memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran sejak dua pekan lalu. Di sisi lain, Iran mempertahankan kendalinya atas Selat Hormuz sejak awal perang Timur Tengah pada akhir Februari.
Washington kini berupaya membentuk koalisi internasional guna menjamin jalur pelayaran aman di Hormuz, sembari tetap mempertahankan blokade terhadap kapal-kapal yang melayani Iran.
Baca juga: Iran Kewalahan Hadapi Blokade AS, Strategi Lama Tak Lagi Efektif
Presiden Trump juga mengancam akan menarik pasukan AS dari Italia dan Spanyol, menyusul kritik terhadap sekutu NATO yang dinilai tidak mendukung operasi AS-Israel di Iran.
Di Iran, Presiden Masoud Pezeshkian menyebut blokade pelabuhan negaranya sebagai perpanjangan operasi militer AS, meskipun gencatan senjata masih berlangsung.
“Kelanjutan pendekatan yang menindas ini tidak dapat ditoleransi,” tegasnya.
Dampak konflik juga terasa pada pasar energi global. Harga minyak melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun, dengan Brent sempat naik lebih dari 7 persen ke 126 dollar AS (sekitar Rp 2,1 juta) per barrel sebelum kembali turun.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa penutupan Selat Hormuz “mencekik ekonomi global.”
Senada, Kepala Badan Energi Internasional Fatih Birol menyebut dunia tengah menghadapi krisis energi terbesar dalam sejarah.
“Konsekuensi krisis Timur Tengah semakin memburuk setiap jam... Sekarang adalah waktu untuk dialog, untuk solusi yang menjauhkan kita dari jurang,” tulis Guterres di platform X.
Ancaman serangan lanjutan
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memperingatkan bahwa pihaknya mungkin akan kembali melancarkan operasi militer terhadap Iran.
“Sangat mungkin kami segera harus bertindak lagi,” ujarnya.
Sementara itu, komandan pasukan dirgantara Garda Revolusi Iran, Majid Mousavi, menegaskan bahwa serangan sekecil apa pun akan dibalas keras.
Ia menyebut respons Iran akan berupa “serangan yang menyakitkan, berkepanjangan, dan luas.”
Warga Teheran diliputi keputusasaan
Di tengah konflik, sejumlah warga Teheran mengaku frustrasi. Seorang pekerja IT berusia 28 tahun mengatakan situasi saat ini sangat mengecewakan.
“kehidupan orang-orang tak bersalah hancur akibat perang ini, semuanya sangat mengecewakan,” ujarnya kepada AFP melalui aplikasi pesan.
Baca juga: Trump Beri Restu, Iran Dipastikan ke AS untuk Tampil di Piala Dunia
Tag: #drone #pengintai #masuk #teheran #iran #aktifkan #pertahanan #udara