Uma Oma Heritage Menteng: Restoran Nusantara Autentik dengan Sentuhan Hangat Para Oma
Uma Oma Heritage Menteng. (dok. ist)
16:17
2 April 2026

Uma Oma Heritage Menteng: Restoran Nusantara Autentik dengan Sentuhan Hangat Para Oma

Di tengah menjamurnya restoran modern di Jakarta, Uma Oma Heritage hadir membawa sesuatu yang berbeda—bukan sekadar soal rasa, tapi juga pengalaman emosional yang mengingatkan pada kehangatan rumah. Berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, restoran ini menawarkan hidangan Nusantara autentik yang diracik dari resep-resep rumahan khas para Oma dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebagai pengembangan dari Uma Oma Cafe di Blok M, Uma Oma Heritage tampil dengan konsep yang lebih matang. Tidak hanya menghadirkan makanan tradisional dengan cita rasa otentik, restoran ini juga mengemasnya dalam suasana yang lebih elegan dan nyaman, tanpa kehilangan sentuhan personal yang menjadi ciri khasnya.

Mengusung tema “Warisan Rasa, Hangat Serasa di Rumah Nenek”, setiap hidangan di Uma Oma Heritage disiapkan dengan menjaga keaslian teknik memasak dan rasa. Hasilnya, menu yang disajikan terasa familiar—seperti masakan rumah—namun dengan penyajian yang lebih terkurasi.

Uma Oma Heritage Menteng. (Suara.com/Vania)Uma Oma Heritage Menteng. (Suara.com/Vania)

“Uma Oma Heritage adalah kelanjutan dari apa yang telah kami bangun sebelumnya. Kami ingin menghadirkan rasa yang sudah dekat dengan banyak orang ke dalam pengalaman yang lebih kuat, baik dari sisi kuliner maupun suasana,” ujar Co-Founder Uma Oma Group, Firhan Salam.

Namun yang membuat Uma Oma Heritage benar-benar berbeda adalah kehadiran para pekerja lanjut usia yang akrab disapa 'Oma'. Mereka bukan sekadar staf, melainkan bagian penting dari pengalaman bersantap—menghadirkan keramahan, cerita, dan interaksi hangat yang jarang ditemui di restoran pada umumnya.

Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari komitmen Uma Oma Group dalam memberdayakan lansia. Di tengah meningkatnya jumlah populasi lansia di Indonesia, pendekatan ini menjadi relevan sekaligus membuka ruang bagi mereka untuk tetap aktif, produktif, dan dihargai.

“Bukan hanya makanannya yang kami angkat, tetapi juga para Oma-nya. Kami ingin mereka tetap punya ruang untuk berkembang dan berkontribusi di lingkungan yang profesional,” tambah Firhan.

Cerita-cerita personal para Oma pun menjadi bagian dari daya tarik tersendiri. Mulai dari Oma Masliah yang kini menjadi hostess, Oma Juwita dengan latar belakang pekerja sosial, hingga Oma Lauren, mantan atlet bulu tangkis—semuanya membawa energi dan kehangatan yang terasa nyata bagi para tamu.

Pengalaman bersantap di Uma Oma Heritage juga semakin hidup lewat konsep interaktif seperti 'Dapur Oma', di mana pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan kue dan jajanan tradisional. Hal ini menciptakan kedekatan antara tamu dengan makanan yang mereka nikmati, sesuatu yang jarang ditemukan di restoran modern.

Lebih dari sekadar tempat makan, Uma Oma Heritage juga menjadi bagian dari visi yang lebih besar melalui Oma Foundation, sebuah inisiatif yang fokus pada pelatihan dan pemberdayaan lansia agar semakin banyak yang bisa tetap mandiri dan berdaya.

Dengan perpaduan antara cita rasa autentik, suasana hangat, dan nilai sosial yang kuat, Uma Oma Heritage menawarkan pengalaman kuliner yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menyentuh sisi emosional. Sebuah tempat untuk 'pulang sejenak', menikmati masakan rumahan dengan kehangatan yang sering kali dirindukan di tengah kesibukan kota.

Hidangan Nusantara Autentik yang Akrab di Lidah

Menu di Uma Oma Heritage Menteng. (Suara.com/Vania)Menu di Uma Oma Heritage Menteng. (Suara.com/Vania)

Uma Oma menghadirkan deretan hidangan Nusantara yang terasa begitu familiar—seperti menu yang biasa tersaji saat pulang kampung atau berburu kuliner khas daerah. Mulai dari cumi hitam yang kaya rempah, ayam betutu yang sarat bumbu, hingga itiak lado mudo dan empal gentong, semuanya diolah dengan cita rasa autentik tanpa banyak modifikasi. Penyajiannya pun dibuat sederhana namun estetik, disajikan di atas piring bermotif jadul yang menambah nuansa nostalgia.

Tak hanya makanan utama, pilihan camilan dan dessert di sini juga tak kalah menggoda. Ada es kacang merah yang segar, bolu tape dengan rasa manis yang pas, hingga jajanan tradisional seperti bika talago, wingko babat, dan serabi tempe yang membawa ingatan pada rasa-rasa masa kecil.

es kopi krim jeruk. (Suara.com/Vania)es kopi krim jeruk. (Suara.com/Vania)

Untuk minuman, aneka kopi dan teh menjadi pelengkap yang wajib dicoba. Salah satu yang paling menarik adalah es kopi krim jeruk—kopi hitam dengan karakter pahit yang dilapisi krim manis dan taburan parutan kulit jeruk. Cara menikmatinya pun unik: tidak diaduk dan tanpa sedotan, melainkan langsung diminum dari gelas agar sensasi pahit kopi dan manisnya krim berpadu sempurna di setiap tegukan.

Lebih dari sekadar tempat makan, Uma Oma menghadirkan pengalaman yang terasa personal—mengajak setiap pengunjung untuk sejenak kembali pada kenangan akan rumah dan masakan keluarga. Di tengah hiruk pikuk kota, kehangatan rasa dan suasana yang ditawarkan menjadi pengingat sederhana bahwa kebahagiaan sering kali hadir dari hal-hal yang akrab dan penuh makna.


 

Editor: Vania Rossa

Tag:  #heritage #menteng #restoran #nusantara #autentik #dengan #sentuhan #hangat #para

KOMENTAR