Prabowo Hadiri May Day 2026, Didampingi, Muzani, Dasco, hingga Kapolri
Presiden RI Prabowo Subianto bersama sejumlah pejabat negara turut menghadiri acara peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).(YouTube Sekretariat Presiden)
09:14
1 Mei 2026

Prabowo Hadiri May Day 2026, Didampingi, Muzani, Dasco, hingga Kapolri

- Presiden RI Prabowo Subianto bersama sejumlah pejabat negara turut menghadiri acara peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Selain Prabowo, beberapa petinggi negara yang hadir adalah Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Menteri Luar Negeri Sugiono, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Acara May Day hari ini juga dihadiri para petinggi serikat buruh di antaranya Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia Ely Rosita Silaban.

Kemudian, Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Ilhamsyah, Presiden KSPI Said Iqbal, hingga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.

Baca juga: Prabowo Hadiri Hari Buruh di Monas, Disambut Lagu dari Tipe X

Diketahui, Prabowo datang ke acara May Day sekitar pukul 08.36 WIB dengan menaiki mobil Maung.

Kedatangan Prabowo disambut antusias massa buruh serta lantunan lagu dari Tipe X. Prabowo pun menyalami

Acara dimulai dengan melantunkan lagu Indonesia Raya.

Kemudian, dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi dari para petinggi buruh.

Diberitakan sebelumnya, Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, dalam aksi May Day hari ini akan membawa 11 tuntutan utama dalam perayaan Hari Buruh Internasional.

“Ada 11 isu atau 11 harapan yang ingin disampaikan oleh KSPI yang didukung oleh partai buruh di dalam perayaan May Day ini kepada pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintahan daerah di seluruh Indonesia," kata Said, dalam konferensi pers daring, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: Hari Buruh 2026: Ratusan Ribu Peserta Bakal Padati Monas, Prabowo Dijadwalkan Hadir

Tuntutan pertama adalah mendesak pemerintah segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru.

Kedua, buruh meminta penghapusan sistem kerja alih daya (outsourcing) serta menolak praktik upah murah.

“HOS, hapus outsourcing. TUM, tolak upah murah,” tegas Said.

Ketiga, buruh menyoroti dampak konflik global yang berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di Indonesia, sehingga pemerintah diminta mengantisipasi risiko tersebut.

Keempat, KSPI mendorong reformasi pajak, termasuk menaikkan batas penghasilan tidak kena pajak menjadi Rp 7,5 juta serta menghapus pajak atas tunjangan hari raya (THR), jaminan hari tua, pesangon, dan jaminan pensiun.

Kelima, buruh meminta pengesahan RUU perampasan aset sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi.

Keenam, pemerintah diminta menyelamatkan industri tekstil dan produk turunannya (TPT) serta industri nikel dari ancaman PHK.

Baca juga: Soal Prabowo Singgung Indonesia Gelap, Qodari Minta Masyarakat Fokus Pada Substansi

Ketujuh, KSPI mendorong moratorium industri semen karena dinilai mengalami kelebihan pasokan (over supply).

Kedelapan, buruh meminta pemerintah meratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 190 tentang penghapusan kekerasan di tempat kerja, khususnya bagi pekerja perempuan.

Kesembilan, KSPI juga memperjuangkan penurunan potongan tarif ojek online menjadi 10 persen.

Kesepuluh, buruh mendesak revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang penyelesaian perselisihan hubungan industrial agar lebih berkeadilan.

Kesebelas, buruh meminta pemerintah mengangkat guru dan tenaga honorer, termasuk PPPK paruh waktu, menjadi aparatur sipil negara (ASN) penuh waktu.

“Tidak ada lagi PPPK yang paruh waktu, semua harus penuh waktu," tegas Said.

Tag:  #prabowo #hadiri #2026 #didampingi #muzani #dasco #hingga #kapolri

KOMENTAR