Mitos atau Fakta, Posisi Tusuk Sate Bikin Harga Rumah Turun?
Ilustrasi rumah tusuk sate.(Unsplash/Dillon Kydd)
19:09
10 April 2026

Mitos atau Fakta, Posisi Tusuk Sate Bikin Harga Rumah Turun?

- Rumah dengan posisi tusuk sate kerap dianggap kurang diminati dan memiliki harga jual lebih rendah dibandingkan hunian di posisi lainnya.

Stigma ini sudah lama berkembang di masyarakat, baik dari sisi kepercayaan maupun pertimbangan rasional.

Lantas, benarkah rumah tusuk sate selalu berdampak pada penurunan nilai properti?

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia (Waketum DPP REI) Bambang Ekajaya mengungkapkan, ada dua faktor utama yang membuat rumah tusuk sate sering dihindari pembeli.

Harga Rumah Bisa Turun?

1. Faktor Mitos atau Kepercayaan

Pertama, faktor mitos atau kepercayaan, termasuk pandangan feng shui. Sebagian masyarakat meyakini posisi rumah yang berada tepat di ujung jalan dapat membawa energi negatif bagi penghuninya.

“Kedua hal ini yang mendasari rumah tusuk sate sering dihindari, yaitu mitos atau kepercayaan dan faktor rasional,” ujar Bambang kepada Kompas.com, Jumat (10/4/2026).

Baca juga: Kata Pakar, Begini Cara Agar Rumah Tusuk Sate Bisa Nyaman Ditinggali

Menurut dia, dari sisi kepercayaan, rumah tusuk sate kerap dikaitkan dengan aliran energi buruk yang dipercaya dapat berdampak pada keharmonisan keluarga hingga kondisi kesehatan penghuni.

2. Sudut Pandang Rasional

Sementara itu, dari sudut pandang rasional, posisi rumah yang langsung berhadapan dengan jalan dinilai menimbulkan ketidaknyamanan.

Risiko kendaraan yang melaju lurus ke arah rumah, paparan cahaya lampu kendaraan, hingga aliran angin yang lebih kencang menjadi sejumlah pertimbangan.

“Secara logika, posisi ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan, misalnya dari sisi keamanan karena kendaraan bisa saja menabrak rumah, juga cahaya lampu dari arah depan serta aliran angin yang lebih besar,” jelasnya.

Meski demikian, Bambang menilai rumah tusuk sate tidak selalu memiliki nilai negatif dalam semua aspek.

Keuntungan Rumah Posisi Tusuk Sate

Dalam konteks tertentu, posisi tersebut justru dapat menjadi keuntungan, terutama untuk kebutuhan usaha atau bisnis.

Dia menjelaskan, rumah tusuk sate memiliki visibilitas yang tinggi karena mudah terlihat dari jalan, sehingga dinilai strategis untuk kegiatan komersial seperti kantor atau tempat usaha.

“Kalau digunakan untuk bisnis atau usaha, justru menarik karena posisinya mudah terlihat dan biasanya harga belinya juga lebih murah,” tambah Bambang.

Baca juga: Tinggal di Rumah Tusuk Sate, Waspadai Risiko Masuk Angin

Namun, untuk tujuan investasi properti jangka panjang, dia menyarankan agar pembeli mempertimbangkan kembali keputusan membeli rumah tusuk sate.

Hal ini berkaitan dengan potensi kesulitan saat menjual kembali serta kemungkinan harga yang tidak setinggi rumah di posisi normal.

“Kalau untuk investasi, sebaiknya dihindari karena umumnya lebih sulit dijual kembali dan nilainya bisa lebih rendah,” tambahnya.

Dengan demikian, anggapan bahwa rumah tusuk sate selalu menurunkan harga tidak sepenuhnya tepat.

Nilai properti tetap dipengaruhi berbagai faktor, meskipun persepsi pasar terhadap posisi tersebut masih menjadi pertimbangan penting.

Di sisi lain, posisi yang kerap dianggap sebagai kekurangan itu juga dapat membuka peluang berbeda, khususnya bagi pemanfaatan rumah sebagai lokasi usaha.

Tag:  #mitos #atau #fakta #posisi #tusuk #sate #bikin #harga #rumah #turun

KOMENTAR