Tak Selalu Negatif, Posisi Tusuk Sate Bisa Bikin Usaha Cuan
Rumah tusuk sate (iStockphoto)
17:27
10 April 2026

Tak Selalu Negatif, Posisi Tusuk Sate Bisa Bikin Usaha Cuan

- Rumah tusuk sate kerap dipandang sebelah mata dalam dunia properti.

Posisi yang berada tepat di ujung jalan sering dikaitkan dengan berbagai stigma negatif, mulai dari faktor kepercayaan hingga alasan kenyamanan dan keamanan.

Tak heran jika banyak calon pembeli lebih memilih menghindari rumah dengan posisi tersebut, terutama untuk hunian jangka panjang maupun investasi.

Pandangan ini membuat rumah tusuk sate identik dengan nilai jual lebih rendah dan daya tarik yang terbatas di pasar.

Persepsi tersebut tidak hanya dipengaruhi mitos yang berkembang di masyarakat, tetapi juga pertimbangan rasional terkait risiko dan kenyamanan penghuni.

Apakah Cocok Buat Buka Usaha?

Namun, di balik anggapan tersebut, rumah tusuk sate tidak selalu berarti kerugian.

Dalam kondisi tertentu, posisi ini justru dapat membuka peluang keuntungan, terutama jika dimanfaatkan sebagai tempat usaha yang membutuhkan visibilitas tinggi.

Baca juga: Tinggal di Rumah Tusuk Sate, Waspadai Risiko Masuk Angin

“Kalau digunakan untuk usaha atau bisnis, rumah tusuk sate justru menarik karena mudah terlihat dari jalan,” terang Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Real Estat Indonesia (Waketum DPP REI) Bambang Ekajaya kepada Kompas.com, Jumat (10/4/2026).

1. Visibilitas Tinggi

Visibilitas yang tinggi menjadi salah satu keunggulan utama. Letaknya yang berada di ujung jalan membuat bangunan lebih mencolok dan mudah dikenali. Sehingga, berpotensi menarik perhatian lebih banyak orang.

2. Harga Beli Lebih Rendah

Selain itu, harga beli rumah tusuk sate yang umumnya lebih rendah dibandingkan posisi lainnya juga bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi pelaku usaha.

Dengan modal yang relatif lebih terjangkau, pemilik dapat memanfaatkan lokasi tersebut untuk berbagai jenis usaha, mulai dari kantor, toko, hingga layanan jasa.

“Selain lebih mudah terlihat, biasanya harga belinya juga lebih murah, sehingga menarik untuk usaha,” imbuh Bambang.

Perlu Pertimbangan Matang

Meski demikian, dia tetap mengingatkan bahwa untuk tujuan investasi properti jangka panjang, rumah tusuk sate perlu dipertimbangkan secara matang.

Hal ini berkaitan dengan potensi penjualan kembali yang cenderung lebih sulit serta nilai yang bisa lebih rendah dibandingkan rumah di posisi normal.

Dengan demikian, posisi tusuk sate tidak selalu identik dengan kerugian. Di tengah berbagai kekurangannya, terdapat peluang yang bisa dimanfaatkan, terutama bagi mereka yang jeli melihat potensi lokasi untuk kegiatan usaha.

Faktor Utama Posisi Tusuk Sate Sering Dihindari

Bambang tak menampik, memang ada dua faktor utama yang membuat rumah tusuk sate sering dihindari pembeli, yakni faktor kepercayaan dan pertimbangan rasional.

Baca juga: Tinggal di Rumah Tusuk Sate, Waspadai Risiko Masuk Angin

“Rumah tusuk sate sering dihindari karena mitos atau kepercayaan, termasuk feng shui, serta alasan logika seperti faktor keamanan dan kenyamanan,” ujar Bambang.

1. Sisi Kepercayaan

Menurut dia, dari sisi kepercayaan, sebagian masyarakat mengaitkan posisi tersebut dengan aliran energi negatif yang dapat berdampak pada keharmonisan keluarga hingga kesehatan penghuni.

2. Menghadap Jalan

Sementara secara rasional, posisi rumah yang langsung menghadap jalan dinilai berisiko, seperti potensi kendaraan menabrak rumah, paparan cahaya lampu kendaraan, hingga aliran angin yang lebih kuat.

Tag:  #selalu #negatif #posisi #tusuk #sate #bisa #bikin #usaha #cuan

KOMENTAR